Breaking News
0

Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018

Oleh Guntur HerlambangPasar Saham10/08/2018 10:49
id.investing.com/analysis/kabar-baik-ekonomi-indonesia-tumbuh-527-di-q2-2018-200204361
Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018
Oleh Guntur Herlambang   |  10/08/2018 10:49
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melakukan perhitungan dan mengeluarkan data bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,27% pada kuartal 2 tahun ini. Angka itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal 1 yang sebesar 5,06%. Ini menandakan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi di Q2 2018 ini. Angka itu sejalan dengan ekspektasi Bank Indonesia yang beberapa waktu lalu merevisi ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2018 ini. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ada pada rentang 5,1-5,2% untuk tahun ini. Hal itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah pusat yang menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5,4% pada APBN 2018.

Sekedar informasi saja bahwa Indonesia saat ini sedang mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi kembali. Setelah mengalami perlambatan ekonomi sebelum tahun 2015, Indonesia mendapatkan momentum yang membuat pertumbuhan ekonominya meningkat kembali. Di tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat anjlok ke 4,88%. Namun kemudian di tahun 2016 meningkat menjadi 5,03% dan di tahun 2018 di angka 5,07%. Sehingga target pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% cenderung tidak realistis karena tidak sesuai dengan historis. Sedangkan pertumbuhan ekonomi yang dipatok oleh Bank Indonesia cukup realistis yaitu ekonomi Indonesia akan bertumbuh dengan rentang 5,1-5,2% pada tahun ini.

Apa Pengaruh Berita Ini di Pasar Saham?Kabar baik ini tentu saja akan berdampak positif pada pergerakan IHSG kedepannya. Di hari ini saja IHSG ditutup dengan penguatan sebesar 1,56% karena berita baik ini. Pertumbuhan ekonomi di Q2 yang lebih pesat ini akan memberikan kepastian kepada investor untuk berinvestasi di Indonesia yang sejatinya akan mendongkrak lebih banyak dana investasi ke Indonesia. Sehingga kedepannya IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikannya setelah mengalami penurunan yang besar dalam satu semester ini.

Bagaiamana Menyikapi Berita Ini?Sejatinya sebagai investor yang menginvestasikan dananya pada saham yang spesifik secara jangka panjang tidaklah perlu untuk mengikuti perkembangan ekonomi secara makro. Namun yang pasti ini adalah katalis positif yang dapat dimanfaatkan untuk menambah posisi dalam instrumen saham untuk memanfaatkan sentimen positif ini. Sentimen negatif perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina lambat laun akan tergeser oleh sentimen positif ini.

Kesimpulan:

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan pada Q2 2018 ini yang berarti ini merupakan sentimen yang positif untuk pasar terutama pasar modal. Semoga pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat lebih baik untuk kedepannya.

Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018
 

Artikel Terkait

Kabar Baik Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,27% di Q2 2018

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email