🔥 Strategi saham pilihan AI kami, Raksasa Teknologi, sudah naik +7.1% sepanjang Mei.
Join selagi saham masih MENYALA.
Klaim diskon HINGGA 40%

Jangan Buru-buru Menyimpulkan Rally Emas Sudah Selesai! Cek Area ini!

Diterbitkan 16/04/2024, 10/18
XAU/USD
-
GC
-

Review
Pasca cetak rekor tertinggi baru di hari Jumat minggu lalu saat sentuh 2431, di hari yang sama emas terkoreksi tajam sentuh 2333 dan tercatat sebagai range pergerakan yang paling lebar dalam 1 hari tersebut. Namun di hari Senin harga berhasil berbalik naik, meski belum ciptakan rekor baru. Geopolitik dan data ekonomi kembali berjibaku menjadi penggerak sentiment.

Penggerak Pasar
Laporan retail sales AS bulan Maret dirilis lebih kuat dari perkiraan sehingga memicu berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed di bulan Juni. Hal ini menekan emas hingga sentuh level terendahnya di hari Senin di level 2324.10 sebelum akhirnya kembali ditutup naik.

Angka retail sales AS melampaui ekspektasi, mengalami kenaikan yang signifikan di 0.7%, melampaui perkiraan 0.3%. Hal ini tentunya menunjukkan rebound penting dari bulan-bulan sebelumnya saat retail dirilis lebih lemah. Penjualan tidak termasuk mobil melonjak 1.1%, lebih dari dua kali lipat perkiraan 0.5%, dan juga naik dibanding bulan sebelumnya 0.3%. Selain itu, penjualan tidak termasuk gas dan otomotif tercatat meningkat sebesar 1.0% dibanding sebelumnya 0.3%. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Januari 2023.

Namun, sebelum pasar bereaksi terhadap data retail tersebut, pasar bereaksi lebih dulu terhadap data manufaktur regional NY Empire yang dirilis lebih lemah dari ekspektasi, -14.3 vs -7.5. Ini yang membuat pasar cenderung bertahan sebelum akhirnya mengalah pada reaksi pasar terhadap retail sales yang kuat.

Dan selebihnya pasar berada di sisi kekhawatiran terhadap kelanjutan agresi militer yang diawali di akhir pekan lalu, dari Iran ke Israel. Hal ini membuat pasar ekuitas global tertekan, dan minat terhadap safe haven mempertahankan tekanan terhadap emas. Laporan juga menyebut bahwa Israel akan melakukan pembalasan sehingga pasar ekuitas global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik.

Cetak Rekor Lalu Amblas Saat Geopolitik baru memanas
Di sisi lain, emas sempat sentuh level tertinggi baru sepanjang masa di 2431 di hari Jumat, tapi kemudian berbalik turun drastis dan cukup kencang hingga 2333 dan catatkan range pergerakan terbesarnya minggu lalu di hari Jumat. Pertanyaan muncul kenapa emas turun secepat itu setelah ciptakan rekor tertinggi dan di tengah meningkatnya kekhawatiran serangan Iran ke Israel saat itu?

Jika diteliti lebih jauh, penurunan salah satunya disebabkan belum ada koreksi yang signifikan sejak rilis data NFP yang lebih kuat dari ekspektasi dan inflasi CPI yang juga lebih baik dari ekspektasi (meskipun masih relatif dalam kisaran). Sehingga saat sentuh level tertinggi di hari Jumat lalu, emas langsung turung terkoreksi tajam karena koreksi yang tertunda sebelumnya diakumulasikan di hari yang sama.

Alasan kedua adalah short covering yang dilakukan investor karena tekanan drastis di pasar saham yang lanjutkan penurunan sejak 1 April 2024. Penurunan tajam ini membuat investor melikuidasi posisinya di emas untuk menutup kerugian di pasar saham.

Alasan ketiga adalah investor lebih mengincar dolar AS sebagai safe haven utama saat geopolitik baru memanas. Hal ini juga didorong oleh data ekonomi AS yang relatif lebih baik dibanding perkiraan, sehingga diperkirakan menunda pemangkasan suku bunga Fed yang diharapkan di bulan Juni menjadi Juli atau September.

Apakah Kenaikan Emas Sudah Selesai?

Hal mendasar yang membuat emas naik adalah pembelian bank sentral yang terus berlangsung hingga saat ini dan tercatat China sebagai pembeli terbesar, di mana China sudah melakukan itu sejak tahun lalu, dan lebih intens sejak awal tahun 2024. Selain itu, ada pembelian retail dari China yang juga cukup intens belakangan ini dikarenakan ketidakpastian geopolitik dan juga inflasi yang terus menerus tinggi. Investor nampaknya mulai mengantisipasi kemungkinan inflasi yang tetap tinggi di tengah ancaman geopolitik yang berpotensi membuat harga minyak mentah dan energi melonjak naik.

Secara histori, sejak 2020-2023 menunjukkan emas naik sejak Maret hingga April. Data juga menunjukkan ada kecenderungan kenaikan tersebut berlanjut di minggu ke-2 atau minggu ke-3 April. Dengan demikian, potensi pengulangan kemungkinan menjadi salah satu penyebab kenapa emas tetap naik meskipun data ekonomi AS cenderung lebih kuat dari perkiraan hingga saat ini.

Fokus Utama
Pasar akan mencermati data building permits dan housing starts AS yang dirilis jam 19.30 WIB hari ini, dilanjut dengan industrial production di jam 20.15 WIB. Ketiganya merupakan data tingkat 2 sehingga diperkirakan tidak terlalu direspon secara signifikan, tapi reaksi awal kemungkinan akan terjadi saat data dirilis.

Data yang lebih kuat dari perkiraan berpotensi membuat emas turun. Sebaliknya, data yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi membuat emas naik.

Di sisi lain, pasar akan pantau perkembangan lebih lanjut dalam 36 jam ke depan tentang potensi aksi balasan Israel, dan juga aksi saling balas Iran dan Israel yang berpotensi memicu pertikaian lebih lanjut. Safe haven kemungkinan saat ini masih mendukung emas sehingga penurunan karena data ekonomi yang kuat diperkirakan akan relatif terbatas dan menjadi kesempatan untuk kembali mengincar buy di harga lebih murah.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Tonton Juga Video Fundamental Analysis Harian di Youtube Agrodana

Analisis Teknikal Gold
Candle daily ditutup bullish dengan real body putih agak panjang, meskipun memiliki tail bawah yang juga lebih panjang dari tail atas. Tidak termasuk hanging man karena kondisi real body yang panjang tersebut. Hal ini justru menunjukkan rejection yang cukup kuat di zona support 2320-2325. Support terdekat saat ini 2362-2365, dan terjauh 2324-2330. Sementara resistance terdekat 2380-2385, dan terjauh 2425-2431.



Di H4, harga berhasil bertahan di zona FR 23.6% 2332 meskipun sempat sentuh level terendah di 2324. Ini membuktikan support psikologis masih cenderung tetap kuat saat ini sehingga dorongan kenaikan berpotensi dominan.

Skenario yang diharapkan saat ini adalah area 2365 (FR 0%) diuji kembali, sebelum akhirnya dorongan naik mampu membuat emas kembali ke zona 2400-an di mana FE 61.8% di 2403 akan menjadi area target terdekat. Dan jika area ini berhasil ditembus, dan geopolitik masih membayangi, maka area 2430/2431 akan kembali didekati, atau bahkan tembus lebih tinggi ke FE 100% 2455. Angka ini terkesan mustahil, tapi emas sudah membuktikan dalam 1 bulan terakhir bahwa apapun bisa terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

Di sisi penurunan, waspadai penurunan di bawah 2355 yang berpotensi menekan kembali ke kisaran 2338-2345 atau lebih jauh ke 2324-2330. Anda bisa pertimbangkan sell jika tembus 2355, tapi segera exit jika penurunan tertahan di zona 2332-2335.

Downtrend lebih kuat jika harga mampu tembus di bawah 2312-2315, dengan potensi tekanan lanjutan hingga kisaran 2296 atau 2290. Hal ini bisa terjadi lebih lanjut jika geopolitik reda atau Iran dan Israel memilih gencatan senjata. Tapi jika tidak terjadi gencatan senjata, maka demand lebih kuat diperkirakan kembali muncul di zona 2320-2330.



Per jam 9.50 WIB, harga berada di 2385.76, dengan high di 2391.95 dan low 2379.10. Area arsir coklat adalah resistance yang harus ditembus untuk lanjut naik lebih tinggi. Ini berarti resistance 1 akan berada di zona 2388-2391. Jika tembus, maka peluang selanjutnya melirik zona 2402-2405 yang terdekat, atau 2425-2430 yang terjauh. Dan jika eskalasi geopolitik kembali memanas, bukan tidak mungkin emas bisa melampaui rekor tertinggi 2431 tersebut (resistance trendline 2454/2455).

Tapi skenario ideal adalah koreksi lebih dulu hingga kisaran 2363-2365 atau cukup mendekati area tersebut (kisaran 2368-2372) sebelum akhirnya naik kembali mendorong tembus 2388-2391. Ini akan menjadi opsi buy cukup ideal dalam hal ini. Opsi alternatifnya adalah follow buy saat tembus 2391.

Sebaliknya, jika tembus 2360, maka peluang sell bisa dilakukan jika lanjut turun di bawah 2355. Dengan demikian area sell lebih baik dilakukan jika sudah pasti terjadi tembus di bawah 2355 dengan potensi target 2335 atau maksimum 2325 karena dikhawatirkan demand lebih kuat muncul di zona 2325-2330.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!

Tonton Juga Video Teknikal Analysis Harian di Youtube Agrodana

Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 2366.00 – 2368.00
Selengkapnya.......


Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.