Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Imbal Hasil Treasury AS Terus Turun Saat Kekhawatiran Terhadap Pasar Tenaga Kerja Meningkat

Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)Obligasi04/08/2021 11:34
id.investing.com/analysis/imbal-hasil-treasury-as-terus-turun-saat-kekhawatiran-terhadap-pasar-tenaga-kerja-meningkat-200231669
Imbal Hasil Treasury AS Terus Turun Saat Kekhawatiran Terhadap Pasar Tenaga Kerja Meningkat
Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)   |  04/08/2021 11:34
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Imbal hasil Treasury A.S. adalah sesuatu yang pernah kita cermati namun telah kami tinggalkan karena varian Delta dari virus COVID-19 menimbulkan kekhawatiran akan gelombang infeksi baru. Selain itu, ada kecurigaan yang berkembang bahwa pasar tenaga kerja tidak akan mampu memenuhi tuntutan ekonomi yang pulih dengan cepat.

Imbal hasil pada tolok ukur obligasi Treasury 10-tahun turun menjadi hampir 1,15% pada hari Senin karena investor membeli saham pemerintah AS yang bebas risiko meskipun ada indikasi bahwa inflasi mungkin akan naik lebih tinggi dan bertahan lebih lama dari yang diprediksi oleh para analis yang optimis.

10-year Treasury 300 Minute Chart
10-year Treasury 300 Minute Chart

Imbal hasil diakhir perdagangan hampir mencapai 1,18%, masih turun 6 basis poin hari ini.

Analis menganggap indeks pengeluaran konsumsi pribadi inti sangat penting, karena indeks ini merupakan ukuran inflasi yang digunakan oleh pembuat kebijakan Federal Reserve. Hari Jumat indeks berada di 3,5% selama 12 bulan hingga Juni sementara perkiraan konsensus adalah 3,6%, mengklaim itu merupakan indikasi bahwa inflasi telah memuncak.

Fakta bahwa indeks mencapai 3,4% bulan Mei lalu, dimana ini merupakan peningkatan tertinggi sejak Juli 1991 tetapi jarang disebutkan. Indeks PCE utama, yang mencakup harga pangan dan energi yang bergejolak, tidak berubah, di 4% tahun ini.

Tetapi, laju kenaikan inflasi telah melambat. Penjelasan paling logis untuk penurunan itu adalah bahwa pertumbuhan lebih rendah dari ekspektasi karena kekurangan tenaga kerja dan material. Namun hal itu tidak berarti peningkatan inflasi bersifat sementara.

Lebih banyak ekonom berpendapat bahwa kekurangan tenaga kerja tidak akan berakhir pada bulan September, yaitu ketika tunjangan pengangguran darurat berakhir dan anak-anak kembali ke sekolah. Sebaliknya, tampaknya ada ketidakcocokan antara keterampilan yang diperlukan dan lowongan pekerjaan yang tersedia, sementara banyak yang enggan kembali bekerja karena ketakutan akan virus corona, yang akhirnya memaksa pengusaha untuk menaikkan upah.

Kemudian mulai muncul laporan bahwa upah yang lebih tinggi untuk memikat orang kembali bekerja membuat mereka yang sudah bekerja mencari kenaikan gaji. Mempertahankan pekerja menjadi sama pentingnya dengan merekrut mereka. Hal ini dapat menyebabkan spiral harga upah (fenomena kenaikan harga akibat dari upah yang lebih tinggi), didorong oleh stimulus fiskal dan moneter yang berlebihan, seperti yang sudah lama tidak kita lihat, terlepas dari upaya untuk menyamarkan kesamaan antara tahun 1970-an dan situasi kita saat ini.

Imbal hasil obligasi Treasury 30-tahun juga turun pada hari Senin, turun ke hampir 1,830% dimana sebelumnya berada disekitar 1,845%, penurunan lebih dari 4 bps pada hari itu.

Imbal Hasil Jerman Meniru Jalur Suku Bunga AS

Di Eropa, imbal hasil obligasi Jerman mengikuti penurunan Treasury.

10-year German Bond 300 Minute Chart
10-year German Bond 300 Minute Chart

Imbal hasil tolok ukur obligasi 10-tahun turun sekitar 3 bps menjadi minus 0,48%, sedangkan imbal hasil obligasi 30-tahun turun di bawah 0%, menjadikan seluruh kurva imbal hasil Jerman ke wilayah negatif untuk pertama kalinya dalam enam bulan.

Bank Sentral Eropa mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah membeli lebih banyak obligasi pemerintah dalam dua bulan terakhir daripada yang telah dijual oleh empat negara teratas, Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyol. Bank sentral zona euro membeli obligasi dari keempat negara tersebut seharga €134,7 miliar, sedangkan penerbitan obligasi bersihnya diperkirakan €89 miliar.

Investor mengharapkan ECB untuk melanjutkan pembelian obligasi untuk menjaga biaya pinjaman tetap rendah seiring dengan pulihnya ekonomi zona euro dari pandemi.





Imbal Hasil Treasury AS Terus Turun Saat Kekhawatiran Terhadap Pasar Tenaga Kerja Meningkat
 

Artikel Terkait

Imbal Hasil Treasury AS Terus Turun Saat Kekhawatiran Terhadap Pasar Tenaga Kerja Meningkat

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email