Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

IHSG Siap Mencetak Sejarah Baru, What Next?

id.investing.com/analysis/ihsg-siap-mencetak-sejarah-baru-what-next-200233416
IHSG Siap Mencetak Sejarah Baru, What Next?
Oleh Stefanus Mulyadi Handoko   |  18/10/2021 07:59
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Bursa saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan, didorong oleh kinerja Goldman Sachs yang merilis pendapatan kuartal III yang kuat di jajaran emiten bank papan atas. Kinerja Goldman Sachs tersebut menyusul result kuartal III Bank of America dan bank-bank besar AS yang lainnya pada pekan lalu. Hasil kinerja lembaga keuangan papan atas memberikan awal yang kuat bagi kinerja laba emiten AS di kuartal III, meskipun para investor masih mencermati dalam beberapa pekan ke depan sinyal dampak gangguan rantai pasokan dan biaya tinggi, terutama biaya energi akibat lonjakan harga komoditasnya. Dow Jones ditutup naik 382,2 poin (+1,09%) menjadi 35.294,76, S&P 500 menguat 33,11 poin (+0,75%) menjadi 4.471,37 dan Nasdaq bertambah 73,91 poin (+0,5%) menjadi 14.897,34. Sepanjang pekan lalu, ketiga indeks bursa saham AS mencatatkan penguatan dengan Dow Jones melonjak +1,58%, S&P 500 menanjak +1,82% dan Nasdaq menguat +2,18%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 7,224 poin (+0,11%) ke level 6.633,338 pada akhir pekan. Investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp 665 miliar di pasar reguler. Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil melonjak +2,34% dengan diikuti oleh foreign net buy senilai Rp 5,15 triliun di pasar reguler.

Pasar saham Indonesia terus bergerak naik dan berhasil melonjak ke atas level psikologis di 6.600. Reli kenaikan IHSG dipicu oleh sentimen positif dari pulihnya pasar saham global yang dimotori oleh reboundnya Bursa Wall Street yang ditopang oleh saham-saham di sektor teknologi dan perbankan, menyusul hasil positif dari beberapa perusahaan yang telah merilis kinerja kuartal ketiganya pada tahun ini. Selain itu, pendorong kenaikan IHSG masih dari saham-saham emiten di sektor energi, seiring krisis listrik yang menerpa beberapa negara maju membuat negara-negara maju tersebut yang sebelumnya tidak bergantung kepada komoditas batu bara, kini mulai kembali melirik komoditas tersebut untuk mencegah krisis energi menjadi lebih parah. Di sisi lain, masuknya aliran dana dari pemodal asing secara masif ke saham-saham emiten big caps, serta surplus neraca perdagangan RI pada September 2021 sebesar US$ 4,37 miliar turut menjadi penopang melesatnya IHSG. Masifnya aksi beli investor asing ke pasar modal Indonesia tak lepas dari perkembangan kasus Covid-19 di tanah air yang semakin terkendali, sehingga mendorong optimisme investor akan pemulihan ekonomi nasional.

Sepanjang pekan lalu, reli kenaikan IHSG tidak surut dan tanpa ada hambatan apapun, meski pada perdagangan akhir pekan cenderung mulai melambat. IHSG bahkan nyaris menyentuh level penutupan all time high yang tercipta pada tahun 2018 lalu, yakni di level 6.689. Secara teknikal IHSG bullish di fase uptrend yang kuat dalam jangka pendek. Namun terlihat reli kenaikan IHSG sudah mulai melemah, seiring volume transaksi yang menurun menunjukan bahwa kekuatan buyer mulai berkurang. IHSG juga membentuk pola candelstick spinning top yang mengindikasikan peluang untuk terjadi pembalikan harga jika candle berikutnya gagal melanjutkan kenaikannya.

Untuk pekan ini, IHSG diperkirakan akan bergerak menguji area level all time high di 6.693, yang jika dapat dilewati akan menguji level 6.721 sebagai resistance di minggu ini. Sedangkan apabila reli kenaikan gagal berlanjut, terbuka ruang untuk mengalami pullback menguji area support level di 6.504 dengan support selanjutnya di 6.394. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa IHSG masih bergerak dalam tren positif.

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati hasil rapat dewan gubernur BI pada hari selasa yang diperkirakan akan tetap menahan suku bunga acuan di level 3,5%. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di pekan ini antara lain adalah :

  • Senin 18 Oktober 2021 : Rilis data GDP dan penjualan ritel China
  • Selasa 19 Oktober 2021 : Kebijakan moneter Bank Sentral Australia RBA, Rilis data perumahan AS
  • Rabu 20 Oktober 2021 : Rilis data perdagangan Jepang, Rilis data inflasi Inggris
  • Jum’at 22 Oktober 2021 : Pernyataan Gubernur RBA Lowe, Rilis data inflasi Jepang, Rilis data manufaktur dan jasa zona eropa

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. IHSG terus bergerak naik dalam fase bullish yang kuat, ditopang oleh aliran dana asing yang terus masuk ke pasar saham Indonesia. Ada potensi IHSG akan mencetak sejarah baru dengan menembus rekor tertinggi sebelumnya yang berada di level 6.693, yang terjadi pada tahun 2018 silam. Meski candlestick terakhir kurang bagus, namun sementara ini belum terlihat ada tanda-tanda IHSG bakal mengalami koreksi. Jika terjadi koreksi, kemungkinan merupakan koreksi yang wajar selama sentimen beli investor asing masih cukup kuat.

Namun demikian, tetap disarankan safe trading dan hati-hati, serta kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat karena IHSG sudah naik cukup tinggi sehingga rawan terjadi koreksi dalam jangka pendek. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah pasca berakhirnya pandemi Covid-19 nanti. Atur strategi pembelian dan money manajemennya.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

IHSG Siap Mencetak Sejarah Baru, What Next?
 

Artikel Terkait

IHSG Siap Mencetak Sejarah Baru, What Next?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email