Breaking News
0

IHSG Berkonsolidasi, Waspada Akan Potensi Koreksi Jangka Pendek

id.investing.com/analysis/ihsg-berkonsolidasi-waspada-akan-potensi-koreksi-jangka-pendek-200210613
IHSG Berkonsolidasi, Waspada Akan Potensi Koreksi Jangka Pendek
Oleh Stefanus Mulyadi Handoko   |  11/02/2019 08:25
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Bursa wall street ditutup bervariasi pada akhir pekan. Setelah sempat tertekan di awal perdagangan, dua indeks saham utama AS yakni indeks S&P 500 dan Nasdaq berhasil ditutup menguat didukung oleh hasil laporan kinerja keuangan perusahaan yang positif. Sementara indeks Dow Jones tetap melemah, seiring sikap pelaku pasar yang skeptis terhadap kesepakatan negosiasi dagang antara AS dan China bakal tercapai sebelum batas waktu 1 Maret 2019. Dow Jones ditutup turun 63,2 poin (-0,25%) ke posisi 25.106,33, sedangkan S&P 500 menguat tipis 1,83 poin (+0,07%) ke level 2.707,88 dan Nasdaq bertambah 9,85 poin (+0,14%) menjadi 7.298,20. Dalam sepekan bursa saham AS berhasil melanjutkan penguatannya, dengan Dow Jones naik +0,17%, S&P 500 menguat tipis +0,05% dan Nasdaq bertambah +0,47%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 14,79 poin (-0,23%) ke posisi 6.521,66 pada akhir pekan. Investor asing membukukan net sell dengan menjual saham senilai Rp 192 miliar di pasar regular. Dalam sepekan IHSG mulai bergerak melemah, dengan mengalami penurunan sebesar -0,17%. Ini merupakan pelemahan dalam sepekan untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya menguat 6 pekan berturt-turut. Walaupun melemah, namun sepanjang pekan investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp 545 miliar.

Sesuai perkiraan pada pekan sebelumnya, setelah menguat dan mengalami rally selama 6 minggu berturut-turut, IHSG akhirnya mulai berkonsolidasi dengan ditutup melemah tipis sepanjang pekan lalu. Sejumlah sentimen baik dari dalam dan luar negeri berdampak terhadap pergerakan IHSG. Dari ekternal, perkembangan perang dagang masih menjadi perhatian pelaku pasar. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas tenggat waktu yang ditetapkan untuk mencapai kesepakatan perdagangan AS-China. Sementara dari domestik, rilis data cadangan devisa turun menjadi USD 120,1 miliar pada Januari 2019 dari posisi USD 120,7 miliar, serta defisit neraca transaksi berjalan melebar pada kuartal IV 2018 menjadi USD 9,1 miliar atau setara 3,57% terhadap PDB Indonesia, direspons negatif oleh pelaku pasar.

Pada minggu lalu, IHSG terlihat mulai berkonsolidasi. Meskipun melemah dalam 2 hari berturut-turut jelang akhir pekan, namun secara teknikal IHSG masih berada di fase uptrend. Terlihat bahwa pola pergerakan IHSG masih sama dengan pekan sebelumnya. Dari weekly chart nampak bahwa IHSG masih berada di jalur kenaikannya, dengan bergerak naik di dalam channel uptrend. Pergerakan IHSG terlihat masih relatif kondusif, dengan membentuk pola reversal rounding bottom. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih cenderung bergerak dalam tren positif. Dari weekly chart, terlihat bahwa support IHSG saat ini masih berada di level 6.380, sedangkan untuk level resistance berada di 6.693.

Grafik Pergerakan IHSG
Grafik Pergerakan IHSG

Untuk minggu ini, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data perdagangan dan ekspor-impor bulan Januari 2019 pada hari rabu. Diperkirakan neraca perdagangan bulan Januari 2019 masih akan mengalami defisit, karena ekspor masih akan mengalami penurunan, sedangkan impor mengalami kenaikan tipis. Sementara dari luar negeri, cukup banyak data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian para investor pada pekan ini, diantaranya adalah:

  • Senin 11 Februari 2019 : Rilis data perdagangan, manufaktur dan GDP Inggris
  • Selasa 12 Februari 2019 : Rilis data keyakinan bisnis Australia, Pernyataan Gubernur BOE Carney, Pernyataan Ketua The Fed Powell
  • Rabu 13 Februari 2019 : Rilis data indeks keyakinan konsumen Australia, Rilis data inflasi Inggris, rilis data inflasi AS
  • Kamis 14 Februari 2019 : Rilis data perdagangan China, Rilis data GDP zona euro, Rilis data penjualan ritel AS
  • Jumat 15 Februari 2019 : Rilis data inflasi China, Rilis data penjualan ritel Inggris

Untuk sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Kemungkinan minggu ini IHSG masih akan melanjutkan konsolidasinya tapi cenderung melemah, dengan perkiraan bergerak di rentang area 6.380-6.600. Situasi pasar saham dunia juga tidak terlalu kondusif, seiring ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global dan ketegangan perdagangan AS-China masih menghantui pelaku pasar saham global. Sementara rilis data ekonomi nasional juga kurang kondusif, sehingga dapat dipakai oleh pelaku pasar untuk melanjutkan aksi profit taking, setelah IHSG terus mencatatkan rally penguatan sejak pertengahan November tahun lalu.

Untuk trader jangka pendek, disarankan selalu waspada dan berhati-hati. Tetap safe trading, terutama apabila pasar kembali mengalami ketidakpastian dan kondisi market global menjadi tidak kondusif. Terus cermati arah perkembangan pasar dan selalu kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki kinerja bagus dan prospek kedepan yang cerah, terutama jelang rilis laporan keuangan kwartal ke-4 tahun 2018.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi.

IHSG Berkonsolidasi, Waspada Akan Potensi Koreksi Jangka Pendek
 
IHSG Berkonsolidasi, Waspada Akan Potensi Koreksi Jangka Pendek

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email