🟢 Pasar sedang naik. 120rb+ anggota komunitas kami tahu langkah yang perlu dilakukan. Anda juga bisa tahu.
Klaim diskon HINGGA 40%

IHSG Bergerak Menguat namun Terbatas

Diterbitkan 30/01/2024, 13/33
JKSE
-
BBCA
-
ITMG
-
MEDC
-

IHSG

IHSG

Dibuka menguat pada awal perdagangan dan sempat terkoreksi pada akhir sesi 2, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat +0.28% ke level 7,157 pada perdagangan Senin (29/1). Sebanyak 216 saham alami kenaikan, 284 saham terkoreksi, dan 264 saham lainnya ditutup flat. IHSG mencatatkan titik tertinggi di level 7,177.69 dan mencatatkan titik terendahnya di level 7,115.03. Total transaksi mencapai 9.52 Triliun, jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18.72 miliar, dan aktif ditranskasikan sebanyak 1,138,669 kali.

Dari sisi teknikal, IHSG masih bergerak downtrend karena berada dibawah level EMA7 dan MA20 masing masing di level 7,190 dan 7,241. Pada hari jumat lalu, IHSG telah breakdown support minor 7,152 dan menyentuh level support 7,110. Pada hari ini, IHSG menguat dan berhasil menutup intraday gap di level 7,177. Meskipun IHSG menguat, investor tetap kami himbau untuk wait and see terhadap fluktuasi IHSG ditengah panasnya politik tahun 2024. Apabila IHSG kembali terkoreksi, maka IHSG berpotensi retest support level 7,100-7,100. Sebaliknya, jika IHSG berhasil melanjutkan kenaikan, maka IHSG berpotensi untuk menguji resistance minor di level 7,280.

Sektoral Indeks


Sektoral Indeks (Senin, 29 Januari 2024)

Sebanyak 5 sektor bergerak menguat dan 6 sektor melemah ditengah kenaikan IHSG pada Senin (29/1). Sektor yang menguat paling signifikan adalah sektor transportasi (IDXTRANS) yang menguat +1.4% ke level 1,603.82 didorong oleh menguatnya saham Garuda Indonesia (IDX : GIAA) yang ditutup auto reject atas +8.96% ke level 73 dan saham Temas (IDX : TMAS) yang menguat +1.83% ke level 167. Sedangkan sektor yang melemah paling dalam adalah sektor teknologi (IDXTECHNO) yang ambles -2.17% ke level 3,985.61 dikarenakan longsornya saham Elang Mahkota Teknologi (IDX : EMTK) -5.24% ke level 470 dan saham Gojek Tokopedia (IDX : GOTO) yang ambles -4.88% ke level 78.

Saham Top Gainers

Saham Top Losers

Saham Top Frequency

Saham Top Volume Shares

Saham Top Turnover

Saham Top Net Foreign Buy

Saham Top Net Foreign Sell

Berita Global

Minyak sawit berjangka Malaysia turun lebih dari 1%, berada di bawah MYR 3,970 per ton dan tergelincir untuk sesi pertama dalam empat sesi di tengah melemahnya harga minyak nabati saingannya. Kontrak tersebut mundur dari level tertinggi dalam sembilan minggu di atas MYR 4,000 yang dicatat pada minggu lalu, karena data dari Dewan Minyak Sawit Malaysia menunjukkan bahwa ekspor turun sebesar 5,12% menjadi 1,33 juta pada akhir bulan Desember. Yang membatasi penurunan ini adalah melemahnya ringgit dan kenaikan harga minyak mentah akibat konflik Timur Tengah yang semakin mendalam. Sementara itu, permintaan dari pembeli utama Tiongkok mungkin menguat setelah Festival Tahun Baru Imlek di bulan Februari karena persediaan kelapa sawitnya menurun. Berdasarkan data surveyor kargo, ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk 1-25 Januari naik 0,64% menjadi 1.064.778 ton, menurut Intertek Testing Services. Namun, pengiriman selama periode tersebut kemungkinan turun 8,5% menjadi 1.006.930 metrik ton, kata AmSpec Agri Malaysia. Sumber : TradingEconomics.com

3 Saham Dengan Sinyal Fresh Buy

  1. BBCA (Bank Central Asia (JK:BBCA))

BBCA (Bank Central Asia) ditutup menguat +2.16% ke level 9,550 pada perdagangan Senin (29/1). Sinyal Sahamology merekomendasikan Fresh Buy untuk saham BBCA dengan target kenaikan ke level all time high di 9,700. Dari sisi teknikal, BBCA berada dalam fase uptrend dan berhasil rebound dari level support all time high sebelumnya (9,400) dan Bollinger Lower Bands di 9,350. Batasi risiko jika BBCA berada dibawah 9,400.

2. ITMG (Indo TambangRaya Megah)

ITMG (Indo TambangRaya Megah) ditutup menguat tipis +0.37% ke level 26,800 pada perdagangan Senin (29/1). Sinyal Sahamology merekomendasikan Fresh Buy untuk ITMG dengan target kenaikan ke 27,800-28,200 setelah kemarin muncul screener Cross Up MA20. Dari sisi teknikal, ITMG berada dalam fase uptrend karena berada diatas EMA7 dan MA20 masing masing di level 26,575 dan 26,725. Batasi risiko jika ITMG berada dibawah 26,250.

3. MEDC (Medco Energi Internasional)

MEDC (Medco Energi Internasional) ditutup menguat +3.75% ke level 1,245 pada Senin (29/1). Sinyal Sahamology merekomendasikan Fresh Buy untuk saham MEDC dengan target kenaikan ke 1,295-1,305. Dari sisi teknikal, MEDC berada dalam fase uptrend karena berada diatas EMA7 dan MA20 masing-masing di level 1,205 dan 1,210 serta indikator stochastic yang menguat. Batasi risiko jika MEDC diperdagangkan dibawah 1,200.

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.