Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

FX: Minggu Yang Sibuk Kedepannya, Apa Yang Harus Diperhatikan

Oleh Kathy LienForex26/10/2021 16:29
id.investing.com/analysis/fx-minggu-yang-sibuk-kedepannya-apa-yang-harus-diperhatikan-200233570
FX: Minggu Yang Sibuk Kedepannya, Apa Yang Harus Diperhatikan
Oleh Kathy Lien   |  26/10/2021 16:29
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Laporan inflasi dan PDB dari AS dan Zona Euro bersama dengan tiga pengumuman kebijakan moneter bank sentral menjadikan minggu perdagangan yang sibuk. Perusahaan teknologi besar, seperti Amazon (NASDAQ:AMZN), Apple (NASDAQ:AAPL), Facebook (NASDAQ:FB) dan Google (NASDAQ:GOOGL) juga dijadwalkan untuk merilis pendapatan, dan pencapaian tertinggi baru dari S&P 500 memberi tahu kami bahwa investor mencari hasil yang baik.

Untuk dolar AS, deflator PCE pada hari Jumat seharusnya lebih penting daripada rilis lanjutan PDB Kuartal 3. Deflator PCE inti, yang merupakan ukuran inflasi pilihan Federal Reserve, diperkirakan akan mencapai level tertinggi baru. Jadi, bahkan jika pertumbuhan PDB mereda seperti yang diperkirakan para ekonom karena penjualan ritel dan perdagangan yang lebih lemah di kuartal ketiga, ekspektasi taper akan tetap dijalankan jika inflasi meningkat. Faktanya, PCE inti dapat mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga dan dolar AS lebih tinggi. Greenback memulai minggu yang sibuk ini beragam, menguat terhadap euro, yen Jepang, Franc Swiss dan dolar Kanada, namun melemah terhadap sterling, dolar Australia dan Selandia Baru.

Higher low dan higher high menandakan potensi terbentuknya bottom USD/CAD, tetapi bottom sebenarnya bergantung pada pengumuman kebijakan moneter Bank of Canada hari Rabu. Karena melonjaknya harga minyak dan data yang kuat, BoC memiliki alasan yang kuat untuk tetap optimis. Mereka diperkirakan akan mengurangi pembelian aset lagi, pertanyaannya adalah kapan kenaikan suku bunga akan dilakukan. Pada pertemuan terakhirnya, bank sentral mengatakan suku bunga bisa naik pada paruh kedua tahun 2022, tetapi suku bunga berjangka saat ini memperkirakan 80% akan meningkat bulan Maret. Dengan pasar tenaga kerja yang kuat, inflasi, pengeluaran dan data manufaktur, BoC memiliki banyak alasan untuk memajukan perkiraannya tetapi juga bisa menunggu hingga Desember, ketika diharapkan untuk mengakhiri pelonggaran kuantitatif. Meskipun tidak ada keraguan bahwa bank sentral akan bergerak dan melakukan normalisasi kebijakan, faktanya adalah USD/CAD menguat atau dolar Kanada melemah sementara harga minyak meningkat tiga hari berturut–turut, hingga mencapai tertinggi baru tujuh tahun dan saham memperpanjang keuntungan mereka adalah tanda bahwa investor tidak akan terkejut dengan taper dan hawkish dari BoC.

Euro adalah mata uang berkinerja terburuk hari ini, karena serangkaian kejutan data turun mencegah mata uang tunggal berpartisipasi dalam reli. Kepercayaan bisnis Jerman turun empat bulan berturut-turut, dengan indeks iklim bisnis IFO tergelincir ke 97,7. Komponen saat ini menurun karena berbagai hambatan telah menghambat pemulihan. Penurunan ini konsisten dengan kelemahan pada IMP, produksi industri dan ZEW. Akhir pekan ini, angka inflasi dan PDB Kuartal ke III akan dirilis dari Jerman dan Zona Eropa. Inflasi harus kuat, tetapi pertumbuhan mungkin lemah. Berbeda dengan Bank of Canada, pertemuan Bank Sentral Eropa bulan ini tidak terlalu penting. Tidak ada perubahan dalam kebijakan, prakiraan atau panduan ekonomi yang diharapkan, tetapi konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde selalu menjadi perhatian. Konferensi pers ini akan dimulai tepat ketika angka PDB Kuartal ke III AS dirilis, jadi Kamis akan menjadi hari yang sangat sibuk.

Dolar Australia adalah pemain terbaik menjelang inflasi dan angka pengeluaran konsumen minggu ini. Tekanan harga akan naik, tetapi tidak jelas berapa banyak pemulihan permintaan yang akan ditanggung oleh angka penjualan ritel Kuartal ke III. Terlepas dari itu, antara cuaca yang lebih hangat dan antusiasme pasca-lockdown, kami mengharap kuartal keempat yang lebih kuat. Dolar Selandia Baru mengikuti dolar Australia lebih tinggi meskipun kasus COVID-19 meningkat. Pasar tampaknya percaya bahwa walaupun terjadi kasus COVID-19 terburuk kedua, negara itu akan bangkit kembali dengan cepat, mendorong pengetatan agresif oleh RBNZ.

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, tidak ada kejutan yang diharapkan dari Bank of Japan, yang akan menjadikan pertemuan BoJ sebagai salah satu peristiwa yang paling tidak menggerakkan pasar minggu ini.

FX: Minggu Yang Sibuk Kedepannya, Apa Yang Harus Diperhatikan
 

Artikel Terkait

FX: Minggu Yang Sibuk Kedepannya, Apa Yang Harus Diperhatikan

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (3)
Dedi Budiyanto
Dedi Budiyanto 28/10/2021 23:11
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
info naik terus ya
Dedi Budiyanto
Dedi Budiyanto 28/10/2021 23:11
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
info naik terus ya
samm TajanG
samm TajanG 26/10/2021 18:09
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
ok, info sangat menarik
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email