Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Evergrande China & Debt Ceiling AS Akan Mempengaruhi Gerak IHSG Pekan Ini

id.investing.com/analysis/evergrande-china--debt-ceiling-as-akan-mempengaruhi-gerak-ihsg-pekan-ini-200232931
Evergrande China & Debt Ceiling AS Akan Mempengaruhi Gerak IHSG Pekan Ini
Oleh Stefanus Mulyadi Handoko   |  27/09/2021 08:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Bursa Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan akhir pekan, menyusul kebijakan tegas pemerintah China yang melarang cryptocurrency sehingga membebani sektor teknologi. Bank sentral China menyatakan bahwa semua aktivitas terkait cryptocurrency yang menyediakan layanan di daratan China adalah ilegal. Tindakan keras yang diambil oleh pemerintah China tersebut melukai sentimen pasar, terutama terhadap saham teknologi yang bergantung pada pendapatan terkait kripto. Di sisi lain, pelaku pasar berspekulasi bahwa krisis utang perusahaan properti raksasa China Evergrande tidak akan memicu efek riak di pasar global. Dow Jones ditutup naik 33,18 poin (+0,10%) ke level 34.798,00, S&P 500 menguat 6,50 poin (+0,15%) ke posisi 4.455,48, sedangkan Nasdaq melemah tipis 4,54 poin (-0,03%) menjadi 15.047,70. Dalam sepekan, meski Wall Street mengalami pekan yang bergejolak, namun ketiga indeks bursa saham utama AS berhasil ditutup menguat. Secara mingguan, Dow Jones berhasil naik +0,62%, S&P 500 bertambah +0,51% dan Nasdaq hanya menguat tipis +0,02%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG berakhir nyaris stagnan dengan ditutup menguat tipis 2,103 poin (+0,03%) ke posisi 6.144,815 pada perdagangan akhir pekan. Investor asing mencatatkan net buy senilai Rp 1,7 triliun di pasar reguler. Dalam sepekan, IHSG berhasil naik tipis +0,19% dengan diikuti aksi beli investor asing di pasar reguler senilai Rp 2,75 triliun.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu di warnai oleh berbegai sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Dari domestik, perkembangkan kasus Covid-19 di Indonesia yang terus menurun dan diikuti dengan tingkat vaksinasi yang terus bertambah, serta meningkatnya aktivitas ekonomi menjadi katalis positif bagi IHSG. Sementara dari luar negeri fokus pelaku pasar tertuju pada krisis likuiditas dari perusahaan properti terbesar kedua di China, yakni Evergrande Group yang dikhawatirkan dapat berdampak luas ke perekonomian China, bahkan mungkin global. Di sisi lain, The Fed memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya mendekati nol, serta belum melakukan program pengurangan pembelian obligasi (tapering) pada FOMC tengah pekan lalu. Namun The Fed tetap akan melakukan tapering yang diperkirakan akan dimulai pada November mendatang hingga pertengahan tahun depan 2022, dan setelahnya akan diikuti dengan kenaikan suku bunga.

Secara teknikal pasar saham Indonesia terlihat masih bergerak whipsaw pada level psikologis MA 200 day (garis warna merah). Pergerakan IHSG masih cenderung sama dengan pekan sebelumnya, yaitu dalam fase konsolidasi bergerak naik di dalam uptrend channel jangka pendeknya (garis sejajar warna hitam seperti gambar di bawah ini).

Selama masih bertahan diatas level psikologis MA 200 nya, terbuka ruang bagi IHSG bergerak naik menguji resistance level 6.169. Apabila mampu di tembus (breakout), maka IHSG akan menjalankan skenario bullish dan berpeluang bergerak naik menuju target di 6.263. Sebaliknya jika IHSG ternyata memilih turun ke bawah level psikologis MA 200, terbuka potensi untuk menguji area support di 6.020. Nantinya apabila penurunan berlanjut, maka IHSG akan menjalankan skenario bearish dengan target menuju kisaran 5.947. Indikator teknikal MACD yang bergerak mendatar diatas centreline mengindikasikan bahwa IHSG masih berkonsolidasi dan cenderung bergerak positif.

Untuk minggu ini pelaku pasar akan mencermati rilis data manufaktur dan inflasi bulan September yang akan dirilis pada hari jum’at. Sementara dari luar negeri, data dan agenda ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari investor di pekan ini antara lain adalah :

  • Senin 27 September 2021 : Rilis data durable goods orders AS
  • Selasa 28 September 2021 : Pernyataan Gubernur Bank Sentral Inggris (BOE) Baileys
  • Rabu 29 September 2021 : Pernyataan Gubernur BOE Baileys, Pernyataan Gubernur BOJ Kuroda, Pernyataan Ketua The Fed Powell
  • Kamis 30 September 2021 : Rilis data manufaktur China
  • Jum’at 1 Oktober 2021 : Rilis indeks harga core PCE dan manufaktur PMI AS

Sementara ini dulu yang bisa saya sampaikan dalam weekly strategic analysis pada pekan ini. Pergerakan IHSG pekan ini akan dipengaruhi oleh perkembangan kasus Covid-19 dan harga komoditas utama dunia. Selain itu pelaku pasar masih akan berhati-hati atas resiko seputar krisis utang perusahaan properti raksasa China, Evergrande Group seiring jatuh tempo pembayaran bunga pada akhir bulan September ini. Di sisi lain, masalah debt ceiling AS yang mendekati akhir bulan ini juga akan menjadi perhatian investor. Apabila Kongres AS gagal menaikan batas utangnya, maka pemerintah AS akan kehabisan uang untuk membiayai jalannya pemerintahan sehingga akan menyebabkan kerusakan pada sistem perekonomian AS dan dapat berdampak pada pasar keuangan global.

Mengingat masih ada ketidakpastian di market, maka tetap disarankan untuk safe trading dan hati-hati, serta kontrol resiko sesuai dengan trading plans yang telah dibuat. Sementara bagi investor, jika terjadi koreksi massive bisa dimanfaatkan untuk akumulasi bertahap dengan melakukan buy on weakness, terutama pada saham-saham yang masih memiliki fundamental bagus dan dan kinerja keuangan yang kuat, serta prospek yang cerah pasca berakhirnya pandemi Covid-19 nanti. Atur strategi pembelian dan money manajemennya.

Mengenai saham-saham apa saja yang menarik untuk di tradingkan dalam jangka pendek atau saham-saham apa yang dapat diakumulasi untuk menjadi investasi jika terjadi koreksi, akan diulas secara khusus di area member premium. Diperlukan pengalaman, keahlian dan strategi khusus dalam melakukan analisa, baik teknikal maupun fundamental untuk menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk ataupun keluar dari posisi trading ataupun investasi. Bagi anda yang berminat untuk memperoleh ulasan market outlook, arahan dan ide trading/investasi, serta ingin bergabung ke dalam group kami dengan menjadi member dari Step-trader.com.

Safe Trading, Good Luck & GBU Always

Evergrande China & Debt Ceiling AS Akan Mempengaruhi Gerak IHSG Pekan Ini
 

Artikel Terkait

Evergrande China & Debt Ceiling AS Akan Mempengaruhi Gerak IHSG Pekan Ini

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email