Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Emas Safe Haven Kemungkinan Bisa Naik ke $1.830

id.investing.com/analysis/emas-safe-haven-kemungkinan-bisa-naik-ke-1830-200237543
Emas Safe Haven Kemungkinan Bisa Naik ke $1.830
Oleh Barani Krishnan/Investing.com   |  02/08/2022 18:07
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
  • Dari Pelosi di Taiwan hingga dolar dan imbal hasil anjlok, alasan emas untuk reli
  • Kenaikan minggu lalu sebesar 2,2% adalah minggu terbaik emas dalam 4 bulan ini
  • Gagasan soal puncak kenaikan suku bunga Fed dapat mendorong emas ke level tertinggi sementara $1.830

Bloomberg mengutip tensi geopolitik yang terkait dengan perjalanan Nancy Pelosi ke Taiwan sebagai alasan kekuatan emas pada hari Selasa. Yang lain merujuk pada pembicaraan resesi AS yang tak henti-hentinya, dolar dan imbal hasil obligasi AS yang anjlok.

Apa pun penggeraknya, emas sekali lagi berada di kursi safe haven sebagai logam kuning yang setia — serta mereka yang telah mengabaikannya selama beberapa waktu — ikuti kenaikan saat Indeks Dolar AS dan Imbal Treasury 10 Tahun bergerak melemah.

​​Emas telah menunjukkan kekuatan yang menggembirakan dalam mempertahankan penguatannya dari level $1.700 sejak rilis produk domestik bruto AS kuartal kedua pada hari Jumat lalu secara teknis menempatkan ekonomi dalam resesi.

Logam kuning naik 2,2% minggu lalu untuk mencatatkan kinerja mingguan terbaiknya dalam empat bulan setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral tidak dapat memprediksi apakah akan mempertahankan kenaikan suku bunga agresif yang telah dilakukan sejak Maret untuk mengalahkan inflasi, imbas ekonomi AS sendiri tengah turun.

Spot Gold 4 Hour
Spot Gold 4 Hour

Semua grafik oleh skcharting.com, dengan data yang didukung oleh Investing.com

James Stanley, yang menulis blog soal logam mulia di Daily FX, mengatakan emas menunjukkan "perubahan perilaku" yang khas sejak minggu lalu. Dia menambahkan:

“Imbal hasil Treasury yang lebih lama turun bahkan ketika The Fed menaikkan suku bunga jangka pendek. Pertanyaan besar pada saat ini adalah salah satu kelanjutan dan ini tampaknya terkait dengan pertanyaan makro yang sama yang relevan dalam berbagai kelas aset saat ini.”

Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA, sependapat, dengan mengatakan:

“Emas tidak bisa berhenti naik lebih tinggi sekarang karena puncak imbal hasil Treasury telah dibuat. King dollar kehilangan kekuatannya dan itu menjadi berita bagus untuk logam kuning.”

Moya mengatakan data makroekonomi yang memburuk bersama dengan dolar yang lebih lemah telah menarik emas lebih tinggi.

“Level teknikal penting di sini dan emas akan membutuhkan katalis baru untuk menembus level $1.800. Jika kemunduran dolar berlanjut, itu mungkin cukup untuk memperpanjang reli emas. Hari dolar tidak dihitung, karena perbedaan suku bunga akan tetap menguntungkan greenback, seperti juga prospek pertumbuhan AS, dan arus safe haven saat Eropa mengarah menuju resesi."

Di perdagangan Asia hari Selasa, emas menuju kenaikan hari kelima berturut-turut.

Pukul 1:45 PM di Singapura (01:45 AM di New York), emas berjangka acuan emas di COMEX New York, Desember, tercatat di $1.788,30, naik 60 sen hari ini. Emas sebelumnya mencapai sesi tertinggi $1.797,20. Pada 21 Juli, emas COMEX telah menyentuh level terendah 11 bulan di $1.678,40.

Sementara itu harga emas spot, mencapai level tertinggi hampir satu bulan di $1.780,59.

Bloomberg mengutip Pelosi, yang akan tiba Selasa malam setempat di Taiwan, sebagai alasan kenaikan emas pada hari Selasa. Ketua DPR AS akan menjadi politisi AS paling senior yang mengunjungi Taiwan dalam seperempat abad ini. Beijing memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan telah memperingatkan atas konsekuensi yang timbul, termasuk aksi militer, jika perjalanan Pelosi dilanjutkan.

Emas seharusnya menjadi lindung nilai terhadap inflasi tetapi belum mampu menahan tekanan penurunan selama hampir dua tahun terakhir sejak mencapai rekor tertinggi di atas $2.100 pada Agustus 2020 silam. Salah satu alasannya adalah reli Indeks Dolar AS, yang naik 11% tahun ini setelah naik 6% di tahun 2021.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, dolar AS, berlawanan dengan emas, telah melakukan kebalikan dari tren logam kuning. Indeks Dolar AS, yang mengadu greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mencapai level terendah tiga minggu di 104,92 pada hari Selasa, setelah mencapai titik tertinggi dua dekade di 109,14 pada 14 Juli.

Imbal hasil obligasi AS juga turun, di mana benchmark Treasury 10 tahun mencapai level terendah lima bulan di 2,52%.

Kenaikan emas minggu ini juga dibantu oleh aktivitas pabrik China, yang menyusut pada bulan Juli di tengah putaran baru pembatasan terkait COVID.

China adalah negara ekonomi No. 2 dunia dan penurunan ekonomi yang berkepanjangan kemungkinan akan membebani pertumbuhan global. Purchasing Manager’s Index (PMI) resmi Beijing turun menjadi 49,0 pada bulan Juli, menunjukkan kontraksi, dari 50,2 pada bulan sebelumnya.

PMI Manufaktur AS yang dirilis pada hari Senin tercatat lebih baik di 52,8 terhadap angka 53 untuk bulan Juni. Catatan terlampir dari Institute for Supply Management tidak membantu sentimen. “Pertumbuhan inflasi mendorong narasi yang lebih kuat seputar kekhawatiran resesi yang tertunda. Banyak pelanggan tampaknya menarik kembali pesanan dalam upaya mengurangi persediaan,” kata institut itu.

Berita Senin dari seluruh Asia tidak lebih baik, pasalnya aktivitas pabrik Korea Selatan turun untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun dan Jepang mengalami pertumbuhan paling lambat dalam aktivitasnya selama 10 bulan.


Manufaktur sudah mengalami kontraksi di Zona Euro imbas krisis energi yang parah dan masalah inflasi yang menyertainya, serta faktor-faktor tersebut juga tampaknya memukul sektor konsumen lantaran penjualan ritel Jerman mencatat penurunan tahunan terbesar sejak negara itu mulai mengumpulkan data Jerman ini pada tahun 1994.

Terlepas dari semua faktor ini yang membantu emas berdiri sebagai tempat yang aman, kemampuan emas untuk menembus di atas $1.800 dan kemajuan dari sana mungkin tetap menjadi tantangan yang lebih besar daripada yang diperkirakan, kata analis yang mengamati ruang tersebut.

"Trader bull emas menunggu untuk melihat apakah pantai jelas membentuk kenaikan lainnya, dengan memastikan ekspektasi langkah Fed yang kurang agresif memang berakar pada kenyataan," Han Tan, kepala analis pasar di Exinity, mengatakan dalam sambutannya yang dilansir Reuters.

"Seperti The Fed, pergerakan emas selanjutnya mungkin bergantung pada data."

Spot Gold Daily
Spot Gold Daily


Jadi, kemana perginya emas?

Kemungkinan besar ke $1.830, sebelum perhentian muncul, kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknikal di skcharting.com.

"Grafik mingguan emas bebas gangguan tidak menunjukkan resisten signifikan sebelum Simple Moving Average 100 minggu di $1830, yang dekat dengan level Fibonacci 38,2%."

Dixit, yang menggunakan harga spot emas untuk pandangannya, mengatakan Relative Indicator mingguan emas telah berbalik dari 32 ke 43, sementara stochastics di 40/29 berlanjut dengan crossover bullish untuk minggu ketiga berturut-turut.

Spot Gold Weekly
Spot Gold Weekly

Dari perspektif jangka pendek, momentum emas tampaknya telah berhenti sebentar, mendekati Exponential Moving Average 50 Hari di $1.784 setelah menembus Simple Moving Average di atas 200 di $1.769 pada grafik 4 jam intraday, kata Dixit. Ia menambahkan:

“Momentum yang kuat dapat ditembus jika harga turun di bawah $1.769, mendorong ke arah Bollinger Band tengah di $1.762 dan EMA 50 hari di $1.745.”

"Kegagalan untuk bertahan di atas $1.745 dan support garis tren naik di $1.740 dapat memperpanjang penurunan ke Simple Moving Average 100 hari yang kritis di $1.728, yang merupakan titik balik momentum dengan potensi pembalikan bearish."

"Pada saat yang sama, jika peristiwa yang berlangsung (Pelosi mengunjungi Taiwan) memicu daya tarik safe haven, lonjakan menuju $1830-$1835 seharusnya tidak mengejutkan."

Disclaimer: Barani Krishnan menggunakan berbagai pandangan di luar pandangannya sendiri untuk membawa keragaman dalam analisisnya untuk pasar mana pun. Sebagai netralitas, ia terkadang menghadirkan pandangan kontrarian dan variabel pasar. Ia tidak memiliki posisi di komoditas dan sekuritas yang ditulisnya.

Emas Safe Haven Kemungkinan Bisa Naik ke $1.830
 

Artikel Terkait

Emas Safe Haven Kemungkinan Bisa Naik ke $1.830

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email