🟢 Pasar sedang naik. 120rb+ anggota komunitas kami tahu langkah yang perlu dilakukan. Anda juga bisa tahu.
Klaim diskon HINGGA 40%

Efek Pilpres 2024 terhadap Market

Diterbitkan 14/02/2024, 18/34
USD/IDR
-

Menjelang pemilihan umum dan pemilihan presiden Indonesia yang berlangsung besok tepatnya hari Rabu (14/2/2024), para pelaku pasar sedang memantau pergerakan Rupiah dengan harap-harap cemas. Sebuah rangkuman dari Tim Riset Bloomberg Technoz memberikan gambaran mengenai skenario yang mungkin terjadi tergantung pada apakah pemilihan presiden berlangsung dalam satu putaran atau dua putaran.

Dengan jumlah pemilih mencapai 204,8 juta orang, pemilihan kali ini tidak hanya menentukan anggota legislatif di tiga tingkatan tetapi juga presiden dan wakil presiden untuk periode 2024-2029. Selama 10 tahun terakhir, Indonesia telah dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, dan saat ini, pasar tengah menanti siapa yang akan menjadi penerusnya.

Pasar secara umum mendambakan kepastian yang cepat. Dalam konteks ini, pemilihan presiden satu putaran diharapkan memberikan kepastian lebih cepat, memungkinkan pelaku pasar untuk membuat keputusan investasi mereka dengan lebih yakin. Namun, ketidakpastian muncul karena dinamika politik domestik yang mengindikasikan potensi kecurangan dan ancaman terhadap demokrasi.

Survei-survei terkini menunjukkan keunggulan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, dengan beberapa bahkan memprediksi kemungkinan terjadinya pemilihan satu putaran, meskipun keraguan terhadap kredibilitas survei tetap ada.

Skenario Rupiah: Satu Putaran Vs Dua Putaran

Dugaan kecurangan sistematis, yang telah menjadi sorotan sejak bulan Oktober lalu setelah putusan nomor 90 Mahkamah Konstitusi, seperti dipaparkan dalam dokumenter 'Dirty Vote',berpotensi menurunkan legitimasi hasil pemilu. Hal ini menghadirkan dua opsi di hadapan pelaku pasar: pemilihan satu putaran dengan legitimasi rendah atau dua putaran dengan potensi kekuatan legitimasi yang lebih tinggi. Keduanya membawa tingkat ketidakpastian, tetapi pemilihan satu putaran dapat menciptakan dampak yang sulit diprediksi.

Menanggapi situasi ini, Lionel Prayadi, Fixed Income and Market Strategist Mega Capital Sekuritas, menyatakan, "Bila pemilihan presiden selesai dalam satu putaran, rupiah bisa stabil di kisaran Rp15.400-Rp15.600/US$. Sebaliknya, bila dua putaran, rupiah mungkin akan bergerak ke Rp16.000-Rp16.500/US$. Intervensi Bank Indonesia akan bergantung pada seberapa besar reaksi pasar terhadap hasil pemilihan."

Analisis pasar menyoroti risiko yang lebih besar jika hasil pemilihan satu putaran memiliki legitimasi yang rendah, memicu tingkat ketidakpastian yang lebih tinggi. Namun, memantau legitimasi rendah tetap menjadi tantangan utama bagi para analis pasar, dan para pelaku pasar seakan dihadapkan pada ketidakpastian yang mungkin meledak secara mendadak.

Pengaruh Rupiah Jelang Pemilu & Data Inflasi AS

Sementara itu, Selasa kemarin (13/2/2024), pergerakan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) cenderung terbatas dengan kecenderungan melemah. Indeks dolar AS yang kembali bangkit dan penantian data inflasi AS (Consumer Price Index/CPI)  yang akan dirilis malam ini pukul 20.30, menjadi faktor-faktor yang mempengaruhi posisi Rupiah.

Ini menjadi sinyal terbatasnya gerak rupiah hari ini. Di pasar forward, kontrak NDF rupiah pagi ini bergerak sedikit turun di kisaran Rp15.590/US$ setelah ditutup menguat tadi malam di New York pada posisi Rp15.584/US$. Pergerakan ini menunjukkan kehati-hatian pelaku pasar menjelang pemilihan dan juga respons terhadap situasi global, terutama dengan adanya pernyataan yang agak hawkish dari pejabat Federal Reserve.

Dengan demikian, pergerakan Rupiah dalam jangka pendek ini akan sangat dipengaruhi oleh hasil pemilihan, menciptakan suasana yang penuh ketidakpastian bagi pelaku pasar. Tetapi, satu hal yang pasti, mata uang Indonesia ini akan terus menjadi perhatian utama selama proses pemilihan dan setelahnya.

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.