Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Tingkatkan Sekarang

Dolar AS Melanjutkan Kenaikan Pasca Rilis Penjualan Ritel yang Lebih Kuat

Oleh Kathy LienForex17/11/2021 15:47
id.investing.com/analysis/dolar-as-melanjutkan-kenaikan-pasca-rilis-penjualan-ritel-yang-lebih-kuat-200233956
Dolar AS Melanjutkan Kenaikan Pasca Rilis Penjualan Ritel yang Lebih Kuat
Oleh Kathy Lien   |  17/11/2021 15:47
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 
 
EUR/USD
+0,45%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
GBP/USD
+1,22%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
USD/JPY
-0,31%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
AUD/USD
+0,62%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
EUR/GBP
-0,75%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 
NZD/USD
+1,18%
Tambahkan/Hapus dari Watchlist
Tambahkan ke Watchlist
Tambahkan Posisi

Posisi berhasil ditambahkan ke:

Beri nama portofolio kepemilikan Anda
 

Investor membeli dolar AS setelah penjualan ritel naik tiga bulan berturut-turut. Peningkatan permintaan telah diantisipasi secara luas, tetapi peningkatan pengeluaran secara keseluruhan bersama dengan pengeluaran ex-autos mengalahkan ekspektasi. Ini berarti bahwa meskipun harga yang lebih tinggi pasti berperan dalam keuntungan, konsumen tidak berkecil hati dengan kenaikan harga dan mereka tetap berbelanja barang elektronik, barang olahraga, buku dan alat musik. Pengeluaran di toko pakaian sedikit menurun dari bulan sebelumnya, tetapi itu akan berubah pada bulan November dan Desember karena belanja liburan semakin dekat. Ekonom mengharapkan musim liburan yang kuat, dan mereka juga mengharapkan agar banyak pengecer yang memulai penjualan dengan harga diskon lebih awal tahun ini untuk mengantisipasi delay dalam pengiriman.

Laporan penjualan ritel AS yang kuat hari ini mendorong EUR/USD ke terendah baru 16 bulan dan USD/JPY hampir mencapai tertinggi empat tahun. Dengan belanja konsumen yang sehat, inflasi pada level tertinggi 30 tahun dan Fannie Mae serta Freddie Mac bersiap untuk mendukung pinjaman di bawah $1 juta, naik dari $650.000, Federal Reserve perlu mulai merencanakan kenaikan suku bunga. Tetapi baru di tahun 2022 kita akan melihat kenaikan, itulah sebabnya saham bebas naik. Laporan penjualan ritel terbaru ini akan mempertahankan tawaran dolar AS untuk sisa minggu ini. USD/JPY mengincar level 115.

Inflasi adalah fokus utama pada hari Rabu, dengan data diharapkan dari Inggris, Kanada dan Zona Eropa. Mata uang berkinerja terbaik hari ini adalah sterling, yang diperdagangkan lebih tinggi terhadap semua mata uang utama. Sementara kenaikannya moderat terhadap greenback, GBP naik kuat terhadap EUR, JPY, CHF dan mata uang komoditas. Angka pasar tenaga kerja Inggris jauh lebih kuat dari yang diharapkan, karena angka pekerjaan bulan Agustus naik dari 235.000 menjadi 247.000.  ekonomi menambahkan 247.000. Tapi  kemudian para ekonom mengantisipasi pertumbuhan pekerjaan melambat. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%, level terendah dalam lebih dari setahun. Pembuat kebijakan Inggris telah menyatakan keprihatinan tentang pertumbuhan harga yang kuat, yang berarti IHK akan panas besok. Bank of England bersiap menaikkan suku bunga, dan data yang baik dikombinasikan dengan prospek pengetatan akan mendorong EUR/GBP ke posisi terendah 18 bulan.

Harga minyak kembali di atas $80 per barel, tetapi permintaan dolar AS mempersulit dolar Kanada untuk reli. Namun, dengan angka inflasi yang akan dirilis, kami masih mengharapkan CAD untuk memperpanjang kenaikannya, terutama terhadap euro, Yen Jepang, Franc Swiss, dolar Australia dan Selandia Baru. Laporan IMP IVEY terbaru menunjukkan perusahaan manufaktur melaporkan kenaikan harga yang sangat tajam, dan tekanan harga grosir ini diperkirakan akan mempengaruhi IHK. Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga akan dilaksanakan awal 2022 oleh Bank of Canada, sehingga laporan yang kuat akan memperbarui permintaan untuk CAD.

EUR/USD dijual lima hari berturut-turut. Laporan CPI besok adalah angka final, jadi dampaknya mungkin tidak signifikan. Karena kasus COVID-19 mencapai rekor tertinggi lagi di Jerman dan Austria, kedua negara ini memberlakukan pembatasan pada orang yang tidak divaksinasi. Hanya 68% dari populasi Jerman yang sepenuhnya divaksinasi dan sekarang siapa pun yang tidak divaksinasi atau belum pulih dari COVID akan dilarang memasuki restoran, bioskop, dan fasilitas olahraga. Austria telah mengambil sikap yang lebih keras, mengizinkan yang tidak divaksinasi meninggalkan rumah mereka hanya untuk bekerja, berbelanja makanan, dan dalam keadaan darurat. ECB juga mematuhi pengetatan saat ini, dan penurunan EUR/USD merupakan pencerminannya.

Dolar Australia dan Selandia Baru juga diperdagangkan melemah tajam. Seperti juga ECB, Reserve Bank of Australia belum melihat alasan untuk menaikkan suku bunga. Menurut Gubernur RBA Lowe, kenaikan harga rumah dan inflasi 2,5% tidak akan cukup untuk menaikkan suku bunga. Mereka tidak melihat alasan untuk menaikkan suku bunga pada tahun 2022 meskipun ada tekanan inflasi.

Dolar AS Melanjutkan Kenaikan Pasca Rilis Penjualan Ritel yang Lebih Kuat
 

Artikel Terkait

Dolar AS Melanjutkan Kenaikan Pasca Rilis Penjualan Ritel yang Lebih Kuat

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Saprianto Saprianto
Saprianto Saprianto 02/12/2021 21:33
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
mta lbih cpat analisanya mbak
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email