Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Data Inflasi AS Menurunkan Peluang Pengetatan Fed

Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)Obligasi16/09/2021 11:00
id.investing.com/analysis/data-inflasi-as-menurunkan-peluang-pengetatan-fed-200232673
Data Inflasi AS Menurunkan Peluang Pengetatan Fed
Oleh Investing.com (Darrell Delamaide/Investing.com)   |  16/09/2021 11:00
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Indeks harga konsumen AS menunjukkan kenaikan month-on-month yang lebih rendah dari yang diperkirakan—0,3% bukan 0,4% seperti dalam perkiraan konsensus—hal ini membuat para investor obligasi perlu menyesuaikan ekspektasi mereka tentang kapan Federal Reserve akan mulai mengetatkan kebijakan moneter. Kenaikan year-on-year persis seperti yang perkiraan di 5,3%.

Imbal hasil pada Treasury meningkat hari Jumat lalu menyusul lonjakan 8,3% dalam indeks harga produsen, tetapi surut pada hari Senin dan jatuh lagi setelah laporan IHK dirilis. Tolok ukur imbal hasil 10 tahun turun ke 1,263% kemudian pulih ke 1,273%, turun lebih dari 5 basis poin hari ini.

10-Year Treasuries
10-Year Treasuries

Investor yang mengharapkan Fed untuk menetapkan garis waktu untuk mengurangi pembelian obligasi setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal minggu depan sekarang merasa bahwa pembuat kebijakan mungkin menunggu sampai pertemuan 2-3 November untuk mengumumkan rencana pengurangan.

Pertemuan minggu depan akan menunjukkan update triwulanan FOMC pada proyeksi inflasi dan suku bunga.

Imbal hasil Treasury yang jatuh mengindikasikan meningkatnya skeptisisme tentang reflasi karena kebangkitan infeksi COVID-19 tampaknya akan memperlambat pemulihan ekonomi. Laporan pekerjaan awal bulan ini menunjukkan hanya 235.000 posisi yang ditambahkan, turun tajam dari perkiraan sebesar 720.000, hal ini juga meningkatkan keraguan tentang seberapa kuat pemulihan tersebut.

Ketidakpastian tentang tindakan kongres pada batas utang juga mendukung harga Treasury, menjaga imbal hasil tetap rendah. Penangguhan batas utang dua tahun berakhir pada akhir Juli dan Menteri Keuangan Janet Yellen memperingatkan pemerintah akan kehabisan opsi untuk membayar tagihannya sekitar bulan depan.

Pengecualian adalah tagihan Treasury jangka pendek yang jatuh tempo pada akhir Oktober/awal November. Imbal hasil pada tagihan ini menjadi lebih tinggi daripada yang berakhir pada bulan September atau Desember meskipun kegagalan untuk membayar kemungkinan tidak akan terjadi.

Batas waktu untuk anggaran baru juga sudah diambang pintu, yaitu tanggal 1 Oktober. Bila anggaran baru gagal lolos, secara teoritis kegagalan ini dapat mengakibatkan penutupan sebagian pemerintah, meskipun Kongres sering bergantung pada perpanjangan sementara. Bila terjadi bentrokan partisan yang  sengit pada badan legislatif, yang secara struktural terbagi rata, sulit untuk memprediksi siapa yang akan kalah.

Ditambah lagi dengan perdebatan tentang rencana pengeluaran $3,5 triliun oleh Presiden Joe Biden — Demokrat mengharapkan dapat lulus tanpa voting dari Republik—dan bulan September ini akan penuh dengan risiko politik yang disebabkan oleh masalah fiscal.

Investor obligasi zona eropa juga menyambut baik berita inflasi AS. Tolok ukur imbal hasil obligasi 10 tahun Jerman turun dari tertinggi dua bulan turun ke minus 0,345% setelah laporan IHK AS. Imbal hasil telah meningkat menjadi hampir minus 0,3% setelah tahap baru obligasi dua tahun gagal menarik banyak permintaan.

Jerman sedang menghadapi pemilu dan mantan walikota Hamburg Olaf Scholz dan partainya memimpin dalam pemilihan. Pemilu akan diadakan kurang dari dua minggu lagi.

Jika jajak pendapat itu benar, koalisi pemerintahan harus memasukkan tiga partai untuk pertama kalinya dalam sejarah, dan Scholz hanya akan menjadi kanselir kiri-tengah keempat. Dapat dibayangkan bahwa Demokrat Kristen kanan-tengah dapat memimpin pemerintahan bahkan jika partai tersebut berada di urutan kedua, tergantung pada seberapa mungkin koalisi menyelaraskan kebijakan.

Italia lebih sukses dengan tahap baru obligasi tiga, tujuh, dan 30 tahun, mengumpulkan total €5,75 miliar, dan memungkinkan tolok ukur imbal hasil obligasi 10 tahun turun sekitar 3,5 basis poin dari akhir perdagangan Senin menjadi sekitar 0,65%.

Data Inflasi AS Menurunkan Peluang Pengetatan Fed
 

Artikel Terkait

Data Inflasi AS Menurunkan Peluang Pengetatan Fed

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
wu hoslin
wu hoslin 16/09/2021 20:24
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
kalau FED bicara pasti gantung2 ....mereka cari uang dari trading forex ..jadi tidak perlu korupsi anggaran negara...
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email