Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Chart Of The Day: Apa yang Mendorong Harga Emas?

Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)Komoditas18/05/2022 16:16
id.investing.com/analysis/chart-of-the-day-apa-yang-mendorong-harga-emas-200236710
Chart Of The Day: Apa yang Mendorong Harga Emas?
Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)   |  18/05/2022 16:16
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Emas telah menurun sejak Maret ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2018.

Logam kuning terus turun karena Fed telah siap untuk menaikkan suku bunga pada tingkat yang lebih cepat.

Kemudian, Fed menaikkan suku bunga acuannya sebesar 0,5 poin persentase awal bulan ini, peningkatan paling tajam sejak tahun 2000 dan para analis memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga tujuh kali di tahun 2022 ini.

Namun, emas telah rebound sejak Jumat di tengah penurunan dolar.

 

Sekarang, mari kita berhenti sejenak dan melihat gambaran yang lebih besar.

Ada dua kekuatan teknis utama. Salah satunya didorong oleh meningkatnya permintaan untuk logam kuning di tengah inflasi terburuk dalam lebih dari empat dekade, dengan kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga Fed akan benar-benar menyebabkan resesi.

Kekuatan lainnya adalah penawaran mengatasi permintaan. Perhatikan bahwa ketika kontrak mulai turun, puncak Maret mulai membuat pergerakan lower high dari rekor puncak Agustus 2020, menunjukkan bahwa bear mulai menunjukkan kekuatan. Namun tren jangka panjangnya masih naik, sebagaimana yang terlihat dari arah puncak dan palung. Hanya palung yang lebih rendah di bulan Maret yang akan membentuk tren turun.

Untuk mendapatkan interpretasi yang lebih baik sebaiknya paling tidak ada dua puncak dan dua palung, untuk menentukan tren.

Sementara itu, RSI, yang mengukur momentum, dan MA Convergence Divergence, yang mengukur harga, telah jatuh di bawah support-nya, menyarankan rising channel akan berhenti, meningkatkan kemungkinan bahwa harga akan jatuh di bawah terendah Maret, menyelesaikan Double Top yang besar.

Jadi, tren mana yang akan menang?

Kami tidak tahu. Yang bisa dilakukan trader hanyalah mengelola risiko dan trading sesuai dengan gaya mereka. Trader agresif dapat mengambil posisi beli pada candle hammer bullish intra-mingguan di bagian bawah rising channel, walaupun itu bisa menjadi bumerang dan jatuh saat menyelesaikan Double Top yang sangat besar. Untuk mengatasinya, trader harus berhati-hati dan menunggu tren jangka panjang—sampai saat ini tren masih sideway.

Strategi Trading

Trader konservatif harus menunggu posisi panjang untuk mencapai puncak di atas rekor tertinggi Agustus 2020 atau terendah baru, untuk menjual komoditas.

Trader moderat bisa membeli jika grafik harian memposting serangkaian puncak dan palung yang meningkat untuk disinkronkan dengan tren naik mingguan.

Trader agresif dapat memasuki posisi beli, mengandalkan rising channel dan candle hammer mingguan, meskipun candle bullish akan berlaku hanya setelah penutupan mingguan.

Karena trading tidak lebih dari "manajemen keberuntungan", bukan mengetahui masa depan, jadi pengelolaan uang adalah kunci kesuksesan. Berikut ini contohnya:

Contoh Trading

  • Entry: $1,800

  • Stop-Los: $1,775

  • Risk: $25

  • Target: $2,000

  • Reward: $200

  • Risk-Reward Ratio: 1:8

 

Chart Of The Day: Apa yang Mendorong Harga Emas?
 

Artikel Terkait

Chart Of The Day: Apa yang Mendorong Harga Emas?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email