Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Chart Of The Day: Akankah Emas Meningkat Karena Imbal Hasil Melonjak?

Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)Komoditas22/06/2021 15:25
id.investing.com/analysis/chart-of-the-day-akankah-emas-meningkat-karena-imbal-hasil-melonjak-200230737
Chart Of The Day: Akankah Emas Meningkat Karena Imbal Hasil Melonjak?
Oleh Investing.com (Pinchas Cohen/Investing.com)   |  22/06/2021 15:25
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Emas menemukan pijakannya pagi ini, setelah logam mulia pekan lalu mencatat kinerja mingguan terburuk dalam 15 bulan.

Penyelesaian lebih rendah 6,2% pada penutupan perdagangan minggu sebelumnya menempatkan logam kuning pada nilai fundamental 46%, ketika menghitung pasokan uang “M2” StateSide sebesar $3.870, bahkan setelah memasukkan peningkatan pasokan untuk logam sebesar 201.480 ton.

Sementara Wells Fargo memperkirakan bahwa penembusan inflasi akan mendorong imbal hasil kembali di atas 2% dalam beberapa bulan mendatang—untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2019— untuk saat ini, imbal hasil telah anjlok, setelah pasar menilai sikap baru Fed yang lebih hawkish yang berarti kenaikan suku bunga pada tahun 2023...atau bahkan lebih cepat.

Saat ini, penurunan imbal hasil mengurangi daya pikat Treasuries, tetapi mengilapkan kilau emas, yang mungkin menjadi alasan mengapa logam mulia menjadi stabil. Dan pada technical chart, prediksi Wells Fargo bisa saja berakhir sejalan.

US 10Y Daily
US 10Y Daily

Apa pun interpretasi Anda tentang alasannya, imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai puncaknya karena investor bergegas kembali ke obligasi negara AS. Namun, itu bisa melambat minggu ini, memungkinkan imbal hasil menemukan support di atas garis tren naik sejak terendah Agustus.

DMA 200 bergabung dengan tren naik, mengungkapkan signifikansi teknisnya, memperkuat supportnya, memperkuat garis tren naik ke dasar rising channel.

Gold Weekly
Gold Weekly

Penurunan emas minggu lalu mendorongnya kembali ke falling channel. Secara sekilas, kita harus melihat harga untuk menguji ulang posisi terendah Maret-April. Namun, perhatikan, di mana emas menemukan support.

Bulls mengambilnya pada level yang sama persis dengan level terendah November. Kebetulan? Mungkin. Tapi bisa juga pembentukan pola lanjutan H&S yang besar.

Pada grafik mingguan, jelas bahwa emas masih dalam tren naik jangka panjang, berada di atas garis tren naik, terjalin dan didukung oleh MA mingguan 100. MACD dan RSI menemukan support di atas posisi terendah sejak 2018.

Bagaimana itu akan cocok dengan prediksi Wells Fargo bahwa suku bunga dapat kembali di atas 2%? Sebelumnya kami mengatakan bahwa emas menikmati permintaan yang baru, ditemukan berkat penurunan imbal hasil. Jadi bukankah itu berarti kenaikan imbal hasil akan menyedot dana untuk emas?

Pertama-tama, imbal hasil harus benar-benar meningkat. Dan tentu, mungkin saja tidak.

Kedua, jika imbal hasil menjadi setinggi itu, itu karena investor TIDAK membeli Treasury, karena suku bunga bergerak berlawanan dengan obligasi negara itu sendiri. Jadi, setinggi apapun suku bunga meningkat, peningkatan itu tetap tidak akan bisa mengimbangi risiko inflasi, yang berpotensi mengikis arus kas masa depan obligasi.

Lalu apa yang orang beli untuk mempertahankan nilai modal mereka? Dilihat dari sejarah, mereka harus membeli emas.

Sepertinya kita baru saja membuat sebuah argumen untuk emas pada fundamental, tetapi, sekali lagi, itu tergantung pada apakah inflasi bersifat sistemik atau sementara serta berapa lama inflasi akan bertahan dan seberapa buruk itu mungkin menjadi.

Dengan kata lain, masa depan masih belum diketahui, termasuk juga hasil dari perdagangan ini, yang sangat kompleks. Oleh karena itu, kami akan memberikan pedoman teknis hanya untuk jangka pendek hingga menengah.

Strategi Trading

Trader konservatif harus menunggu tren turun jangka menengah untuk mencocokkan dengan tren naik jangka panjang.

Trader moderat akan menjual jika emas turun di bawah garis long-term uptrend atau membeli jika harga ditutup di atas falling channel.

Trader agresif bisa mengambil posisi beli untuk menangkap potensi rebound, setelah mencapai garis tren naik jangka panjang, diperkuat oleh MA 100 mingguan, mengandalkan reli emas yang didorong oleh inflasi.

Rencana perdagangan yang sehat, yang sesuai dengan kebutuhan Anda sangatlah penting. Berikut adalah parameter dasar untuk rencana perdagangan yang telah direncanakan matang-matang:

Contoh Trading

  • Entry: $1,775
  • Stop-Loss: $1,750
  • Risk: $25
  • Target: $1,900
  • Reward: $125
  • Risk:Reward Ratio: 1:5

Catatan Penulis: Di atas hanyalah contoh, bukan analisis sebenarnya. Sesuai dengan yang ditulis dalam artikel ini. Analisis kami bisa saja salah. Atau bisa juga benar, tapi kondisi bisa berubah. Bahkan jika analisis kami tepat dan kondisi tetap konsisten, sampel mungkin gagal.

Keadaan pribadi Anda akan menentukan hasil Anda. Manajemen uang yang tepat menggabungkan anggaran Anda, temperamen, dan tentu saja waktu sangatlah penting. Sebelum Anda tahu cara melakukannya, Anda dapat mengikuti sampel kami untuk belajar, bukan untuk mendapatkan keuntungan, atau Anda tidak akan mendapatkan keduanya.


Chart Of The Day: Akankah Emas Meningkat Karena Imbal Hasil Melonjak?
 

Artikel Terkait

Chart Of The Day: Akankah Emas Meningkat Karena Imbal Hasil Melonjak?

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email