Breaking News
0

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Peluang IHSG Terbatas

Oleh Ipotnews IndonesiaPasar Saham11/12/2018 08:35
id.investing.com/analysis/bursa-pagi-globalregional-mixed-peluang-ihsg-terbatas-200209224
Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Peluang IHSG Terbatas
Oleh Ipotnews Indonesia   |  11/12/2018 08:35
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Ipotnews -Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (11/12) dibuka mixed cenderung melemah, melanjutkan tren pergerakan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang ditutup berlawanan arah, di tengah ketidakpastian Brexit dan perang dagang AS-China.

Mengawali perdagangan saham hari ini, bursa saham Australia dibuka menguat dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, sebesar 0,39%, didukung kenaikan harga saham di sebagian besar sektor.Penguatan indeks berlanjut 0,11% (6,00 poin) ke posisi 5.558,50 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melorot 0,46% (-97,45 poin) ke level 21.122,05, setelah dibuka tergelincir 0,21% kendati diwarnai lonjakan harga saham Softbank sebesar 2,8% pada sesi pembukaan.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka sedikit melemah dan berlanjut menyusut 0,12% di level 2.051,24.

Melanjutkan tren pelemahan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 0,50% (-128,98 poin) ke leve 25.623,40 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka menguat 0,09% di posisi 2.587,01.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan yang bervariasi di bursa saham global dan regional, setelah terperosok di zona merah sepanjang sesi perdagangan kemairn, turun 0,24% menjadi 6.111,36. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih dibayangi tekanan dari bursa global, yang memicu aksi jual asing. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi penguatan dengan momentum bearish reversal di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier (LON:PFD) berpendapat, menguatnya indeks bursa global yang ditopang oleh penguatan saham sektor teknologi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, nikel dan timah akan menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks.

Sementara itu nilai tukar rupiah yang cenderung tertekan akan menjadi katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksibergerak bervariasi cenderung menguat terbatas dengan rentang support di level 6.085 dan resistance di 6.135.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan:

  • Saham : SMRA (JK:SMRA) (Buy on Weakness, Support: Rp820, Resist: Rp855), INDF (JK:INDF) (Buy on Weakness, Support: Rp6.475, Resist: Rp6.600), BSDE (JK:BSDE) (Buy, Support: Rp1.275, Resist: Rp1.345), JPFA (JK:JPFA) (Buy, Support: Rp2.200, Resist: Rp2.280).
  • ETF : XPID (Buy on Weakness, Support: Rp532, Resist: Rp536), XPFT (Buy, Support: Rp525, Resist: Rp536), XPLC (Buy on Weakness, Support: Rp511, Resist: Rp515)

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir menguat, setelah melalui sesi yang bergejolak karena kekhawatiran tentang Brexit dan perang dagang di tengah prakiraan pertumbuhan AS yang melambat di 2019 dan berpotensi menjadi resesi.. Kebangkitan sektor teknologi mendongkrak indeks.

Investor mencermati gejolak bursa saham di Eropa, karena PM Inggris Theresa May menunda pemungutan suara Brexit dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan kenaikan upah minimum dan sejumlah langkah lain untuk mengatasi protes yang meluas.

Saham teknologi pada umumnya menghijau. Facebook melompat 3,2% , setelah meningkatkan rencana buyback saham sebesar USD9 miliar. Amazon menguat 0,7%, Microsoft (NASDAQ:MSFT) melonjak 2,6%, dan Netflix melaju 1,7%. Apple naik 0,7%, Qualcomm melejit 2,2%. FedEx rontok 4,2% setelah mengumumkan pengunduran diri pemimpin perusahaan, David Cunningham.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,20% menjadi USD24,37.

Bursa saham utamaEropatadi malam ditutup di zona merah, terbebani oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan penundaan pemungutan suara Brexit di parlemen Inggris oleh PM Theresa May.

Sterling merosot ke level terendah satu setengah tahun karena berita tersebut. Mata uang Inggris itu diperdagangkan pada sekitar 1,2548 terhadap dolar pada pukul 16.00 waktu London.

Indeks Stoxx ditutup anjlok sekitar 1,87% menjadi 338,99, dipimpin kejatuhan harga saham BASF SE Jerman lebih dari 4%. Saham otomotif anjlok 2,8%; Fiat (MI:FCHA) Chrysler merosot lebih dari 3%, Renault (PA:RENA) dan PeugeotCitroen masing-masing terpangkas sekitar 4%. Air France KLM naik lebih dari 1,6%, setelah melaporkan angka traffic yang lebih baik dari perkiraan.

  • FTSE 100 London anjlok 0,83% (-56,57 poin) menjadi 6.721,54.
  • DAX 30 Frankfurt terperosok 1,54% (-166,02 poin) ke level 10.622,07.
  • CAC 40 Paris rontok 1,47% (-70,75 poin) ke posisi 4.742,38.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat di tengah kejatuhan poundsterling setelah PM Inggris Theresa May menunda pemungutan suara Brexit di parlemen. Poundsterling jatuh ke titik terendah 21 bulan. Dolar menikmati pemulihan setelah penurunan mingguan tertajam terhadap sekeranjang mata uang dalam tiga bulan, karena para pedagang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Traders mengekspektasikan The Fed akan menaikkan suku bungan menjadi 2,25-2,50% dalam rapat kebijakan pertengahan pekan depan.Indeks dolar AS naik 0,73% menjadi 97,219.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency Value Change % Change Time (ET)

Euro (EUR-USD) 1.1357 0.0001 +0.01% 6:31 PM

Poundsterling (GBP-USD) 1.2563 0.0002 +0.02% 6:31 PM

Yen (USD-JPY) 113.2100 -0.1200 -0.11% 6:31 PM

Yuan (USD-CNY) 6.9117 0.0374 +0.54% 10:29 AM

Rupiah (USD-IDR) 14,553.00 73.00 +0.50% 3:55 AM

Sumber : Bloomberg.com, 10/12/2018 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi ditutup anjlok lebih dari 2%, menghapuskan kenaikan pada akhir pekan lalu. Pasar kembali mengkhawatirkan pertumbuhan permintaan dan harga minyak mentah, terkait keputusan OPEC untuk memangkas produksi. Pasar mencermati sinyal baru dampak sengketa perdagangan AS-China terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. Data makro dari sejumlah negara besar dunia termasuk AS, China, Jepang dan Jerman dalam beberapa hari terakhir terlihat melemah. Pasar juga terbebani oleh ketidakpastian dari keputusan Brexit.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,61 (-3,1%) menjadi USD51 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent, turun USD1,68 (-2,7%) menjadi USD59,99 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup tutun, tertekan kenaikan dolar AS. Namun volatilitas di bursa saham dan prospek laju kenaikan suku bunga AS yang lebih rendah pada 2019, mempertahankan emas di dekat level tertinggi lima bulan. Penundaan pengabilan suara Brexit ikut menekan harga emas. Emas melonjak lebih dari dua persen, akhir pekan lalu, dan pulih sekitar 8% dari level terendah 19-bulan USD1.159,96 per ounce pada pertengahan Agustus. Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, naik 0,20 persen menjadi 759,73 ton, pada Jumat lalu.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.244,22 per ounce.
  • Harga emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,2% menjadi USD1.249,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

Tags : bsde bursa pagi ihsg indf ipotnews jpfa smra xpft xpid xplc

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Peluang IHSG Terbatas
 

Artikel Terkait

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Peluang IHSG Terbatas

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email