😎 Sale Tengah Tahun Eksklusif - Hemat hingga 50% pilihan saham dari AI InvestingProAMBIL SALE

Bagaimana Minyak Bisa Mencapai $200 atau Lebih

Diterbitkan 16/03/2022, 20/16
LCO
-
CL
-
SHEL
-

Invasi Vladimir Putin ke Ukraina telah menyebabkan guncangan pada pasar minyak global. Serangan itu menyebabkan harga minyak melonjak menuju rekor tertinggi baru. Dan bila tidak ditangani dengan cepat, harga akan melonjak lebih jauh lagi ke depannya:

Oil Monthly, 2004-2022+

Sementara situasi geopolitik semakin kompleks, harga untuk saat ini telah sedikit menurun, dampak perang dan gangguan global lainnya pada pasar minyak berdampak pada pasokan dan permintaan. Bahkan sebelum konflik Ukraina, dunia sudah kekurangan minyak, ditandai dengan harga yang naik di atas $90 per barel pada awal tahun 2022.

Sekarang, pasar berisiko kehilangan jutaan barel pasokan minyak.

Di bawah ini, saya akan menjelaskan mengapa gangguan yang berkepanjangan pada ekspor Rusia dapat membuat harga hari ini untuk WTI dan Brent—yang terus berada di sekitar level $100—tampak murah. Tanpa resolusi cepat, kita bisa menghadapi harga yang mencapai $200 per barel, atau bahkan lebih tinggi.

Gangguan Pasokan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Rusia adalah produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dengan produksi 11,3 juta barel per hari. Negara ini mengkonsumsi sekitar 3,5 juta barel untuk kebutuhan dalam negeri, dan mengekspor lebih dari 7 juta barel minyak mentah dan produk yang telah diolah per hari (istilah "minyak" akan merujuk pada produk mentah dan produk yang telah diolah dalam artikel ini). Itu menjadikan Rusia sebagai pengekspor minyak terbesar di dunia.

Sebelum invasi Rusia ke Ukraina, Rusia mengekspor minyak sebesar 4,8 juta barel per hari ke negara-negara yang sekarang mendukung sanksi terhadap Rusia, terutama ke negara-negara Eropa barat yang merupakan bagian dari UE, serta AS dan beberapa negara lainnya. Sementara itu, 2,3 juta barel per hari lainnya diekspor ke negara-negara yang tidak mendukung sanksi—terutama China, bersama dengan beberapa negara Eropa Timur (inilah daftar negara yang membeli ekspor minyak Rusia).

Meskipun kita mungkin dapat mengandalkan China dan Eropa Timur untuk terus membeli minyak Rusia, tetapi masih tersisa 4,8 juta barel/hari yang diakibatkan oleh ketegangan antara Rusia dan Barat.

Di luar tindakan OPEC yang terkoordinasi—yang biasanya terjadi di pasar bearish—dunia belum pernah mengalami gangguan pasokan sebesar ini. Tentu saja, para pemimpin Barat menghargai sifat kritis ekspor Rusia dalam menyeimbangkan pasar minyak global. Itulah mengapa para politisi pada awalnya menghindari sanksi langsung terhadap energi Rusia setelah invasi.

Namun, cakupan sanksi keuangan yang dilontarkan terhadap Rusia adalah yang paling luas yang pernah diterapkan. Jadi terlepas dari niat ini, perdagangan minyak Rusia terjebak dalam baku tembak dengan Ukraina.

Terperangkap dalam Sanksi Baku Tembak

Perdagangan minyak adalah bisnis kompleks yang melibatkan banyak lapisan transaksi dan pihak lawan. Jadi, bahkan disaat minyak mentah Rusia secara teknis masih legal untuk diperdagangkan, paket sanksi dalam banyak kasus telah merusak cara kerja perdagangan dan bahkan dapat membunuh pasar.

Salah satu contoh: pedagang minyak sering menggunakan surat kredit bank untuk membiayai pembelian kargo minyak mentah. Tapi seperti yang dilaporkan Wall Street Journal:

“Bank yang melumasi roda perdagangan internasional menolak untuk membiayai komoditas Rusia.”

Tanpa adanya sumber pembiayaan yang penting ini, para pedagang tidak dapat membeli minyak mentah Rusia dan mengirimkannya ke pasar global. Sementara itu, kami mendengar laporan serupa mengenai penyulingan, penyedia asuransi, dan roda penggerak utama lainnya di pasar minyak yang tidak mau lagi berurusan dengan minyak Rusia. Bahkan jika transaksi tersebut secara teknis tidak ilegal, para pemain ini tidak ingin menanggung risiko.

Seperti yang dijelaskan oleh seorang trader di pialang komoditas utama: “pasar sudah mulai mengarah pada kegagalan.”

Sementara itu, bahkan di saat perusahaan Barat bersedia mengambil risiko hukum/keuangan untuk membeli minyak mentah Rusia, mereka sekarang menghadapi risiko reputasi yang sangat besar. Contoh kasus, pemain besar dalam minyak, Shell (NYSE:SHEL) membeli 100.000 barel minyak mentah Rusia dengan rekor diskon seminggu yang lalu pada hari Jumat. Setelah kejadian itu Shell meminta maaf kepada publik Selasa lalu, kemudian komitmen untuk "menghentikan semua pembelian minyak mentah Rusia."

Situasi meningkat lebih lanjut minggu lalu, ketika pemerintahan Biden membidik langsung pada perusahaan energi Rusia dan mengumumkan larangan impor minyak Rusia ke AS. Inggris menindaklanjuti dengan larangan serupa pada impor minyak mentah Rusia.

Rusia dengan cepat menanggapi dan melarang ekspor komoditas Rusia sebagai tanggapan atas sanksi Barat.

Jadi, sebagian besar dari 4,8 juta barel/hari ekspor minyak Rusia ke negara Barat terganggu oleh dampak tidak langsung dari sanksi dan tekanan. Sekarang, ketegangan yang meningkat telah mengancam seluruh 4,8 juta barel/hari volume ekspor.

Jika ini terjadi dalam waktu normal, maka ini akan merupakan kekacauan yang sangat besar. Dan masalahnya saat ini lebih besar lagi, karena pasar minyak sudah menghadapi defisit pasokan yang sangat besar bahkan sebelum ancaman kehilangan jutaan barel minyak Rusia.

Persediaan Minyak Global Hampir Habis

Ketika wabah COVID-19 baru terjadi, penutupan ekonomi di seluruh dunia secara singkat telah mengurangi permintaan minyak sebanyak 20 juta barel/hari. Sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah sebelumnya. Namun pasar dengan cepat berubah dari surplus menjadi defisit karena pasokan terhenti dan permintaan pulih. Pada Kuartal ke 3 tahun 2020, pasar mengalami defisit struktural, karena persediaan minyak mentah global turun rata-rata 1,8 juta barel/hari hingga Kuartal ke 4 tahun 2021:

Global Crude Inventories

Defisit 1,8 juta barel/hari mungkin tampak tidak terlalu banyak karena pasar global membutuhkan 90–100 juta barel/hari. Tapi ini menunjukkan mengapa harga minyak (dan semua komoditas lainnya) ditentukan oleh barel marjinal. Hanya butuh sekitar 2% defisit pasokan harian selama 18 bulan, untuk menghapus rekor surplus minyak dalam waktu singkat.

Jadi, bisa dibayangkan dampak bencana dari defisit pasokan 5% dari gangguan ekspor minyak Rusia. Terutama mengingat latar belakang persediaan minyak saat ini yang mendekati ujung bawah dari kisaran historisnya.

Oleh karena itu, situasi inventaris hari ini bisa lebih buruk daripada yang digambarkan di atas. Mari saya jelaskan…

Anda tahu, lembaga publik yang memperkirakan dan melaporkan stok minyak global tidak mengukur level tangki. Sebaliknya, mereka memperkirakan penawaran dan permintaan, dan melihat net result-nya sebagai perkiraan persediaan. Itu berarti pembacaan yang salah pada penawaran atau permintaan dapat menghasilkan perkiraan persediaan yang salah. Dan ternyata, itulah yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

200 Juta Barel Minyak Hilang

International Energy Agency (IEA) adalah sumber informasi utama untuk pasokan dan permintaan minyak global. IEA baru-baru ini mengakui bahwa mereka meremehkan permintaan minyak global secara besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir. Setelah merevisi angka permintaan mereka, badan tersebut melaporkan bahwa stok minyak global sekitar 200 juta barel lebih ringan dari yang diperkirakan sebelumnya.

Itu berarti pasar minyak global saat ini sebenarnya bisa jauh lebih rendah daripada angka yang dilaporkan oleh lembaga seperti IEA.

Untuk ukuran persediaan yang lebih akurat, kita dapat melihat tingkat penyimpanan mingguan di Cushing, Oklahoma—pusat utama yang menetapkan harga minyak WTI. Berbeda dengan data inventaris global yang berasal dari perkiraan penawaran/permintaan, tangki penyimpanan di Cushing diukur secara langsung setiap minggu.

Data terakhir menunjukkan bahwa stok Cushing turun menjadi hanya 22,2 juta barel. Itu hanya sekitar 10% di atas level minimum operasional ~20 juta barel, dan terus menurun setiap minggunya:

US Oil Inventories, Cushing Data

Intinya: pasar minyak saat ini memiliki margin kesalahan yang sangat kecil.

Hari Rabu, saya akan menganalisa tren penawaran dan permintaan yang membawa kita ke sini, yang kemudian akan dapat memberikan petunjuk untuk apa yang mungkin kita ekspektasikan pada pasar minyak ke depannya.

Catatan Editor: konten ini awalnya diposting di Ross Report.

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.