Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Amerika – Cina Tegang karena TikTok & WeChat, Potensi Volatile

Oleh Luke SyamlanPasar Saham10/08/2020 08:45
id.investing.com/analysis/amerika--cina-tegang-karena-tiktok--wechat-potensi-volatile-200221766
Amerika – Cina Tegang karena TikTok & WeChat, Potensi Volatile
Oleh Luke Syamlan   |  10/08/2020 08:45
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Market bergerak dinamis dan volatile sepanjang pekan lalu. Diawali dengan koreksi -2.8% lalu menanjak dan kemudian turun -0.7% di hari Jumat. Hal ini membuat index dalam weekly timeframe membentuk long legged doji. IHSG telah reject area support EMA7 weekly 5055 dan horizontal live 4975.  Tegangnya kondisi politis antara China – Amerika akan jadi hal yang bayangi pergerakan index pekan ini. Index berpotensi aktif dan volatile. Bisakah index tetap bertahan dalam koridor uptrend hingga ke level 5293-5490 ?

Analisis Weekly Chart IHSG

Dinamisnya index selama pekan lalu tidak terlepas dari aktifnya outflow investor asing. Investor asing tidak pernah catatkan inflow sama sekali. Bahkan pada hari Senin dan Jumat melakukan aksi jual yang masif di atas -1.3 trilyun.  Di pasar regular asing catatkan net sell hingga -2.81 trilyun. Bila ditambahkan dengan pasar tunai nego maka totalnya mencapai -3.3 trilyun. Sektor INFRA menjadi yang paling besar catatan outflownya hingga -2.19 trilyun. Hal ini tidak terlepas dari aksi jual di saham TOWR (JK:TOWR) -1.13 trilyun dan TLKM (JK:TLKM) -400 milyar pekan lalu.

Pergerakan IHSG dan Net Buy Sell Asing Sepekan

Saham yang menjadi sasaran jual asing : TOWR BBRI (JK:BBRI) TLKM BMRI (JK:BMRI) HMSP (JK:HMSP) PWON (JK:PWON) SMRA (JK:SMRA)

Saham yang menjadi sasaran beli asing : ICBP (JK:ICBP) MDKA (JK:MDKA) ANTM (JK:ANTM) INDF (JK:INDF) PTBA (JK:PTBA) BBNI (JK:BBNI) CPIN (JK:CPIN)

Asing menjadi sangat cautious dengan market karena banyaknya hal positif dan negatif dari data ekonomi yang dirilis. Terjadinya deflasi dan pertumbuhan ekonomi yang kontraksi -5.3% membuat worry. Selain  itu pertambahan kasus COVID baru diatas 2400 juga mentrigger kekhawatiran investor. Walaupun ada kabar positif dari cadangan devisa yan naik ke level USD 135,1 milyar namun itu tidak ditopang oleh inflow karena aktivitas investasi dan ekspor. Kenaikan ini lebih dipengaruhi oleh penerbitan global bond dan penarikan pinjaman pemerintah. Jadi wajar pada hari Jumat market juga bergerak negatif turun -34.38 point yang setara dengan -0.66%

Perhatian Ke Amerika – Cina Serta Program Recovery Ekonomi Indonesia

Di akhir pekan ada dua kabar tak sedap dari White House. Donald Trump keluarkan executive decision untuk mem-banned aktivitas antara business Amerika dengan Tiktok dan WeChat. Selain itu karena terjadi deadlock pembahasan di Congress tentang lanjutan stimulus ekonomi bantuan langsung tunai, Trump juga keluarkan executive decision pemberian 400 dollar BLT. Dua hal ini jelas akan picu ketegangan politik dalam negeri dan luar negeri Amerika.

Dari dalam negeri market menanti kelanjutan stimulus ekonomi termasuk rencana pemerintah membatalkan konsep bank jangkar. Selain itu turunnya Gaji ke-13 bagi  ASN, TNI Polri dan Pensiunan yang akan mulai didistribusikan hari ini akan punya impact positif bagi sektor TRADE dan CONSUMER.  Sukses trial phase 3 vaksin coronavirus juga akan menjadi faktor yang membuat market dinamis khususnya saham farmasi seperti KAEF (JK:KAEF) INAF (JK:INAF) (dua saham ini lepas suspensi hari ini ), PEHA dan KLBF (JK:KLBF). Apalagi bila trial phase 3 ini sukses maka Biofarma sebagai induk BUMN Farmasi memproduksi lebih dari 100 juta dosis vaksin mulai awal tahun depan.

Analisis Daily Chart IHSG

Secara teknikal index di hari Jumat alami rejection support EMA7 daily di 5122.  Hari ini ada potensi index mixed terkonsolidasi berusaha untuk kembali di atas posisi 5157. Selain itu index juga telah reject area support FIBO50 di 5130 sehingga dapat dipastikan posisi cukup kuat.

Beberapa saham yang bisa masuk watchlist hari ini : KAEF INAF PEHA KLBF BNLI (JK:BNLI) SKRN RALS (JK:RALS) ASII (JK:ASII) BTPS (JK:BTPS) TBLA (JK:TBLA) ERAA (JK:ERAA) INKP (JK:INKP) TKIM (JK:TKIM) BRIS (JK:BRIS) KRAS (JK:KRAS) TCPI (JK:TCPI) TINS (JK:TINS) BSDE (JK:BSDE)  BBNI BBRI BBCA (JK:BBCA)

Tone dan Manner Hari Ini :   Amerika Banned WeChat, Market Potensi Volatile Di Tengah Banyak Kabar Positif Dalam Negeri

Support – Resisten  :  5082 – 5248

Amerika – Cina Tegang karena TikTok & WeChat, Potensi Volatile
 

Artikel Terkait

Ellen May
Apakah IHSG Bisa Bertahan di Hari Senin? Oleh Ellen May - 29/11/2021

Apakah IHSG bisa bertahan di hari Senin?Dunia dikejutkan dengan munculnya varian baru virus corona yang diprediksi mampu mengurangi efektivitas vaksin yang ada saat ini.Pasar...

Amerika – Cina Tegang karena TikTok & WeChat, Potensi Volatile

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email