Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

Alasan Kenapa Venture Capital Dunia Berinvestasi Di Perusahaan Blockchain

Oleh Rhein MahatmaMata Uang Kripto03/04/2020 13:40
id.investing.com/analysis/alasan-kenapa-venture-capital-dunia-berinvestasi-di-perusahaan-blockchain-200218358
Alasan Kenapa Venture Capital Dunia Berinvestasi Di Perusahaan Blockchain
Oleh Rhein Mahatma   |  03/04/2020 13:40
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Venture Capital teknologi yang berinvestasi di cryptocurrency dan blockchain di akhir 2019 dan awal tahun 2020 semakin bertambah, misalnya tahun 2018 Andressen Horowitz, VC teknologi yang legendaris, memberikan komitmen funding sebesar 300 juta USD dalam crypto fund dan di awal 2020 mengadakan crypto startup school lalu bersiap menggelontorkan dana 1 triliun USD bahkan mencoba merubah struktur Venture Capitalnya menjadi Registered Investment Advisor (RIA) supaya bisa lebih fleksibel dalam berinvestasi - termasuk bisa berinvestasi ke token cryptocurrency, hal yang sulit dilakukan dengan status VC yang berinvestasi ke saham technology startup.

Selain Andressen Horowitz, masih banyak VC teknologi dan corporate lainnya yang aktif di investasi blockchain, misalnya Digital Currency Group, Bain Capital Venture, Polychain Capital, WInklevoss Capital, Union Square Venture dan banyak lagi lainnya.

Kira-kira kenapa sih para begawan Venture Capital teknologi ini tertarik berinvestasi di blockchain dan crypto ?

Sebelum itu silakan kunjungi situs kami untuk mengetahui artikel kripto lain: https://digitalis.id/

Kenapa Blockchain itu penting : belajar dari sejarah
Blockchain itu penting. Kenapa penting ? untuk menjawabnya kita harus belajar dulu dari sejarah internet yang punya kesamaan dengan blockchain sebagai jaringan terdistribusi, decentralized dan permisionless (tidak membutuhkan ijin).

Di tahun 1993, orang-orang di Amerika mulai membicarakan internet. Kenapa internet penting ?

Karena internet bersifat : distributed, decentralized, permisionless (tidak perlu ijin) di mana setiap orang bisa membuat aplikasi apapun di atasnya, tanpa perlu minta ijin dari perusahaan telpon.

Di tahun 1993 saat itu, aplikasi yang ada di dunia saat itu hanya 3% yang dibangun di atas internet dan terlihat tidak begitu penting.

Tetapi kalau kita lihat sekarang di 2020, semua aplikasi yang ada sekarang adalah kotak kecil warna ungu (www) di pojok kanan atas di gambar berikut ini.


investasi blockchain
investasi blockchain

sumber gambar : a16z / Digitalis.id

Melihat sejarah dari internet di atas, bagaimana kita bisa menebak masa depan blockchain ?

Yang terpenting adalah kemampuan (capability) internet yang tidak dimiliki teknologi lainnya di masa itu (1993). Bahkan karena capability www, Facebook dan Google bisa dibangun di atasnya. Di jaringan yang bersifat distributed, decentralized, permisionless.

Lantas bagaimana dengan crypto dan blockchain ? apa yang membuat blockchain penting ?

Karena crypto dan blockchain bersifat : distributed, decentralized, permisionless (tidak perlu ijin) di mana setiap orang bisa membuat aplikasi apapun di atasnya, tanpa ijin dari perusahaan lain, dengan sistem trust, sistem value exchange dan payment yang bersifat native.

(note : “native” berarti “sudah dari sononya”, “sudah di-embed dari awalnya)
Belajar dari sejarah internet, yang terpenting adalah keunikan/kemampuan yang tidak dimiliki oleh teknologi lain.

Dengan keunikan kemampuan dari aplikasi blockchain, yang memiliki sistem trust,payment dan value exchange yang bersifat native, banyak venture capital teknologi memiliki visi bahwa blockchain akan membawa value baru dan meaning-meaning baru bagi teknologi, termasuk Decentralized Finance (DeFi) yang booming di 2019 dan awal 2020.

Blockchain dan crypto, kemungkinan adalah teknologi yang bisa “move walls and change assumption”, bahkan mungkin bisa me-reset market, karena setiap ada perubahan fundamental dari teknologi, pasar akan “bergoyang” dan muncul perusahaan-perusahaan jenis baru dari disrupsi teknologi yang terjadi.
Teknologi Blockchain sebagai “Value layer” yang terhilang dari internet 2
Internet terdiri dari sekumpulan teknologi yang berbeda dengan layer aplikasi berada di paling atas, di mana walaupun internet tidak bisa dibangun tanpa stack teknologi di bawahnya, namun layer aplikasilah yang biasanya memberikan dampak terbesar bagi hidup kita karena mereka yang menyediakan produk dan jasa ke user.


Inovasi yang diciptakan dari internet adalah membuat data menjadi murah, selalu tersedia dan bisa dicopy tanpa batas. Inovasi ini membuka dunia baru, informasi yang murah dan manusia menjadi lebih baik karena hal tersebut.

Akan tetapi, uang dan “value” (sesuatu yang bernilai) tidak boleh bersifat “bisa dicopy tanpa batas”, justru sebaliknya, harus langka, mahal dan sulit/terbatas untuk diakses.

Platform blockchain seperti Bitcoin, Vexanium (platform blockchain Indonesia) bisa memberikan digital scarcity untuk aset digital dan menjadi value layer bagi internet dan menggunakan protokol di bawah HTTP untuk membuat jaringan yang me-manage digital value.

Namun dalam kasus Bitcoin, protocol Bitcoin hanya menyediakan digital scarcity bagi Bitcoin, sedangkan untuk platform blockchain lain seperti Vexanium, bisa memberikan digital scarcity bagi digital asset apapun lewat konsep tokenisasi.

Layer Value dari Teknologi Blockchain bisa mengurangi daya tawar dari aplikasi

Internet sekarang (web 2) seperti Disneyland, jika Anda membangun restoran di Disneyland, dan sukses, Disneyland melihat Anda mendapatkan keuntungan terlalu banyak, mereka akan meningkatkan biaya sewa Anda dan merubah aturan yang ada, bahkan bisa jadi membuat restoran sendiri dengan posisi yang lebih strategis.


Efek dari struktur web 2 yang dibangun di atas HTTP yang tidak memiliki fitur native untuk menyimpan value adalah aplikasi atau platform super besar yang bersifat centralized memiliki daya tawar tak terbatas baik itu kepada user atau kepada developer pihak ketiga.

Pada awalnya platform teknologi ini menarik user dan developer (cooperating) sebanyak banyaknya namun dengan berjalannya waktu platform ini akan bersaing (competing) dengan developer dan juga user - seperti halnya contoh Disneyland di atas.


Dengan mengontrol data user, perusahaan-perusahaan ini juga mengontrol semua interaksi antar user di platformnya, ability dari user untuk keluar platform dan pindah ke platform lainnya, ability content creator dalam hal discovery dan distribusi konten, hubungan antara developer pihak ke 3 dan user, juga aturan main - mereka bisa setiap saat merubah aturan main dalam platform mereka tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Manfaat Teknologi Blockchain
Manfaat Teknologi Blockchain
Sumber gambar : Chris Dixon

Beberapa contohnya adalah Microsoft (NASDAQ:NASDAQ:MSFT) vs Netscape, Google vs Yelp, Facebook vs Zynga, Twitter vs Aplikasi client pihak ke-3.

Kasus di atas dimana platform yang bersifat centralized dengan berjalannya waktu justru berkompetisi dengan kontributornya, sejauh ini tidak terjadi di jaringan blockchain karena platform blockchain yang bersifat decentralized bisa selaras dengan partisipan jaringannya untuk bekerja bersama mencapai satu tujuan yaitu pertumbuhan jaringan blockchain dan kenaikan harga token.


Perusahaan blockchain secara fundamental juga berbeda dengan platform teknologi besar (seperti disebut di atas), antara lain menggunakan mekanisme konsensus untuk memaintan dan meng-update state, menggunakan crypto (token atau coin) untuk memberikan insentif bagi partisipan konsensus (miner/block producer/validator) dan partisipan network lainnya - berbeda dengan perusahaan platform teknologi besar yang mencari keuntungan sebesar besarnya bagi pemegang saham.

Secara fundamental, perusahaan blockchain (terutama yang berbadan hukum foundation) memang mirip dengan koperasi yang adalah “soko guru perekonomian Indonesia”, beberapa konsep yang mirip antara lain, pengambilan keputusan strategis yang tidak hanya diputuskan oleh shareholder, namun melibatkan “network participant”, salah satunya melalui voting dalam pengambilan keputusan, konsep yang mirip lainnya adalah anggota yang juga adalah pemilik koperasi.

Itu adalah beberapa alasan kenapa VC dunia mulai berinvestasi ke teknologi blockchain dan cryptocurrency. Bagaimana dengan Anda ?

Silakan kunjungi situs kami untuk mengetahui artikel kripto lain: https://digitalis.id/

Alasan Kenapa Venture Capital Dunia Berinvestasi Di Perusahaan Blockchain
 

Artikel Terkait

Alasan Kenapa Venture Capital Dunia Berinvestasi Di Perusahaan Blockchain

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Susi yanti
Susi yanti 30/07/2020 18:23
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
bermanfaat
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email