💼 Lindungi portofolio Anda dengan pilihan saham dari AI InvestingPro - SEKARANG DISKON hingga 50% AMBIL SALE

5 Saham yang Minus Secara YTD, Tapi Fundamentalnya Solid dan Harga Wajarnya Tinggi

Diterbitkan 08/05/2023, 21/22
JKSE
-
BAYU
-
KARW
-
INCI
-
TKIM
-
BMSR
-


- IHSG berada pada posisi -1,2% secara YTD per 8 Mei 2023
- Dari sekian saham yang turun secara YTD, terdapat saham-saham yang punya fundamental baik
- Berikut adalah daftar saham-saham yang turun di 2023 namun fundamentalnya baik dan layak dicermati


Seperti yang kita alami bersama, IHSG tahun ini relatif bergerak sideways. Pada beberapa bulan pertama di 2023, IHSG juga mencatat turunnya volume transaksi, sehingga sering kali perubahan harian jarang melebihi 1%.

Di tahun ini, banyak saham yang nilainya turun secara year to date (ytd). Namun, dari banyaknya saham yang turun di tahun ini, tidak semuanya merupakan saham-saham jelek. Pada artikel ini kita akan cari saham-saham yang mencatat minus secara ytd, namun mempunyai fundamental yang baik. Untuk itu, saya akan gunakan fitur Stock Screener di InvestingPro. Anda bisa juga mencoba di sini.

Trial InvestingPro

Pertama-tama, saya coba saring berdasarkan nilai YTD Total Return yang besarnya kurang dari 0%. Ini akan menyaring dan menampilkan saham-saham yang mencatat kerugian di tahun ini.

Kemudian, beberapa kriteria fundamental yang saya gunakan adalah sebagai berikut. Kriteria-kriteria ini juga saya gunakan pada beberapa artikel saya yang lain, karena metriks-metriks ini cukup mewakili apa yang ingin saya analisa.

1. Nilai P/E berkisar 0-10
Rasio P/E berperan penting dalam menilai harga saham karena menghitung kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih per saham. Semakin besar nilainya, maka semakin mahal harga saham tersebut. Pada artikel ini saya akan melakukan filter nilai P/E antara 0-10.

2. Nilai P/E Forward berkisar 0-10
Nilai P/E Forward adalah kebalikan dari nilai P/E biasa dalam hal timeframe, yaitu merupakan proyeksi P/E kedepan dari para analis. Untuk artikel ini, kita coba filter saham dengan nilai P/E Forward yang berkisar 0-10.

3. Nilai Debt/Equity dibawah 50%
Nilai Debt/Equity menunjukkan besarnya hutang jika dibandingkan dengan ekuitas. Rasio ini bisa jadi gambaran seberapa besar beban hutang dan seberapa kuatnya keuangan suatu perusahaan. Kali ini kita coba saring perusahaan yang punya rasio hutang dibanding ekuitas sebesar 50%.

4. Nilai Price/Book dibawah 1
Rasio ini sering digunakan untuk menilai apakah saham sebuah perusahaan murah atau mahal dengan mempertimbangkan nilai aset perusahaan dibanding nilai buku per saham. Semakin kecil rasio ini, berarti semakin murah. Untuk artikel ini kita gunakan nilai Price/Book dibawah 1.

5. EPS Growth lebih besar dari 20%
Basic EPS Growth menunjukkan pertumbuhan laba per saham (earnings per share/EPS) dasar yang dihasilkan oleh suatu perusahaan antara dua periode. Pada artikel ini kita saring yang pertumbuhan EPS-nya lebih besar dari 20%.

Berikut adalah hasilnya. Terdapat 5 saham yang mencatat kerugian di 2023 namun berdasarkan metriks-metriks fundamental, terlihat bahwa saham-saham ini punya dasar yang kuat.

5 Saham Minus Namun Potensial

Bayu Buana Tbk (JK:BAYU)
PT. Bayu Buana Tbk bergerak dalam jasa pariwisata untuk mengatur dan menjual paket wisata dan berbagai layanan untuk maskapai, hotel, serta berbagai jasa pendukung travel. Perusahaan ini mencatat -9,5% namun punya potensi upside 50%.

Intanwijaya Internasional Tbk (JK:INCI)
PT Intanwijaya Internasional Tbk bergerak di industri resin formaldehid (perekat kayu) dan turunannya. Saham ini mencatat -16% secara YTD, namun punya 54,2% potensi upside.

Ictsi Jasa Prima Tbk (JK:KARW)
PT ICTSI Jasa Prima Tbk yang bergerak di bidang konstruksi logistik infrastruktur maritim ini mencatat -35% secara YTD, namun disaat yang sama harga sahamnya punya 67% potensi upside.

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (JK:TKIM)
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk mencatat -17% secara ytd, namun disaat yang sama punya 53% upside di fair value. Ini berarti saham TKIM punya potensi besar untuk kenaikan.

Bintang Mitra Semestaraya Tbk (JK:BMSR)
PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk ini pernah saya ulas juga di artikel lain baru-baru ini. Jika kali ini muncul lagi di artikel ini, semata-mata karena memang berdasarkan filter yang saya tentukan dengan bantuan dari InvestingPro memang menunjukkan bahwa BMSR punya fundamental yang baik. Tahun ini BMSR mencatat -57% dikarenakan beberapa hal, namun apabila kita cermati dari berbagai rasio analisa fundamental, saham ini masih merupakan pilihan yang layak dicermati. Dengan rasio P/E dan Price/Book yang kecil, serta hutang yang sangat terjaga, membuat BMSR bisa jadi pilihan untuk investor jangka menengah hingga panjang.

Trial InvestingPro

Disclaimer: artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Semua keputusan investasi berada di tangan investor masing-masing dan dilakukan dengan riset yang memadai serta pemahaman akan resiko.

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.