Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

3 Saham Yang Patut Diperhatikan Pekan Ini: Apple, Amazon, Microsoft

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham25/10/2021 17:16
id.investing.com/analysis/3-saham-yang-patut-diperhatikan-pekan-ini-apple-amazon-microsoft-200233538
3 Saham Yang Patut Diperhatikan Pekan Ini: Apple, Amazon, Microsoft
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  25/10/2021 17:16
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Karena beberapa perusahaan A.S. terbesar akan melaporkan pendapatan triwulanan mereka pekan ini, kemungkinan investor akan fokus pada perusahaan Amerika dan kesehatan keuangan dari perusahaan ternama.

Selama periode lima hari ke depan, sekitar sepertiga dari perusahaan S&P 500 akan merilis angka terbaru mereka bersama dengan perkiraan prospek mereka untuk sisa tahun ini, termasuk perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook (NASDAQ:FB) dan Amazon, dan perusahaan industri, seperti, Boeing (NYSE:BA) dan Caterpillar (NYSE:CAT).

Di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat, investor khawatir pada gangguan rantai pasokan global yang telah mendorong harga lebih tinggi, mengancam pertumbuhan di masa depan. Dari perusahaan yang telah melaporkan, hampir 84% mengalahkan perkiraan. Penghasilan sejauh ini diperkirakan akan naik 34,8% dibandingkan tahun lalu, berdasarkan laporan dan perkiraan aktual, menurut data I/B/E/S dari Refinitiv.

Selama pekan musim pendapatan Kuartal ke III ini, kami akan fokus pada tiga mega-cap teknologi utama yang pendapatannya dapat membantu memperjelas apakah mereka masih mendapat manfaat dari lonjakan permintaan yang didorong oleh pandemi.

1. Apple 

Pembuat iPhone, Apple (NASDAQ:AAPL) dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan kuartal keempat tahun fiskal 2021 hari Kamis, 28 Oktober setelah pasar tutup. Analis, rata-rata, memproyeksikan perusahaan akan membukukan laba per saham sebesar $1,23 atas penjualan $84,85 miliar.

AAPL Weekly TTM
AAPL Weekly TTM

Saham Apple tidak banyak bergerak selama tiga bulan terakhir karena kekhawatiran bahwa kekurangan chip di seluruh industri dan masalah rantai pasokan lainnya dapat mengganggu penjualan, terutama selama musim liburan.

Apple meluncurkan MacBook Pro baru, Mac mini, MacBook Air, AirPods baru, iPad baru, dan Apple Watches yang diperbarui tahun ini untuk memanfaatkan kebijakan work-from-home kerja dan permintaan untuk gadget teknologi. Namun, Bloomberg melaporkan pekan lalu bahwa pembeli yang mencari perangkat ini di musim liburan ini menghadapi penundaan, dan ini merupakan ancaman bagi penjualan penjualan Apple.

Saham Apple naik lebih dari 11% tahun ini, dan melonjakan 80% pada tahun 2020. Saham ditutup pada hari Jumat di $148,69.

2.  Amazon

Raksasa ritel online Amazon (NASDAQ:AMZN) juga akan melaporkan pendapatan Kuartal ke III setelah pasar tutup pada hari Kamis. Konsensusnya adalah bahwa perusahaan e-commerce terbesar di dunia ini akan melaporkan penjualan sebesar $111,62 miliar, menghasilkan laba per saham sebesar $8,91.

AMZN Weekly TTM
AMZN Weekly TTM

Sejak pecahnya COVID-19 pada Maret 2020, penjualan Amazon {{erl-6435||melonjak} melonjak orang-orang yang tinggal di rumah melakukan lebih banyak pembelian secara online. Tetapi ada tanda-tanda bahwa ledakan terkait pandemi sedang mendingin.

Pada bulan Juli, Amazon melaporkan penjualan dan memberikan perkiraan yang jauh dari harapan karena ekonomi dibuka dan beberapa konsumen kembali ke kebiasaan pembelian lama mereka. Investor kemungkinan akan fokus pada tren perlambatan untuk bisnis e-commerce inti perusahaan, yang menurut Chief Financial Officer Brian Olsavsky akan berlanjut sepanjang tahun.

Itulah alasan utama saham Amazon turun sekitar 8% pada kuartal terakhir. Mereka ditutup pada hari Jumat di $3.335,55.

3. Microsoft 

Microsoft (NASDAQ:MSFT) dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan fiskal Kuartal I 2022 setelah pasar tutup hari Selasa, 26 Oktober. Raksasa perangkat lunak dan cloud computing ini diperkirakan akan membukukan EPS $2,02 dengan penjualan $43,93 miliar, menurut perkiraan konsensus.

MSFT Weekly TTM
MSFT Weekly TTM

Bila dilihat dari petunjuk masa lalu, Microsoft harus menunjukkan momentum kuat yang dapat diperoleh dari lonjakan investasi teknologi dan kekuatan cloud computing dan jajaran produk inti Office.

Perusahaan perangkat lunak dan infrastruktur yang berbasis di Redmond, Washington ini mendapat manfaat dari meningkatnya permintaan akan konektivitas karena orang-orang terus bekerja dan berinteraksi secara sosial dari rumah. Selain itu, investor berharap bisnis dan pemerintah akan terus bertransisi ke ke cloud computing—yang telah menjadi area utama ekspansi perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Penjualan Azure, bisnis cloud Microsoft, melonjak 51% pada periode sebelumnya. Namun, ini mengecewakan beberapa investor karena sebagian didorong oleh fluktuasi mata uang—jumlahnya turun menjadi 45% tanpa dorongan FX. Pendapatan Azure naik 50% dari tahun sebelumnya dalam dua kuartal sebelumnya, tidak memperhitungkan fluktuasi mata uang.

Saham MSFT ditutup pada hari Jumat di $309,16, setelah melonjak 39% tahun ini.

3 Saham Yang Patut Diperhatikan Pekan Ini: Apple, Amazon, Microsoft
 

Artikel Terkait

3 Saham Yang Patut Diperhatikan Pekan Ini: Apple, Amazon, Microsoft

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
Komentar (1)
Sugumar Kumar
Sugumar Kumar 25/10/2021 20:04
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Komentar ini telah tersimpan di Item Tersimpan
📄👍
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email