Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

3 Saham yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Tesla, Apple, Chevron

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham24/01/2022 22:17
id.investing.com/analysis/3-saham-yang-layak-diperhatikan-minggu-ini-tesla-apple-chevron-200235424
3 Saham yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Tesla, Apple, Chevron
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  24/01/2022 22:17
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Karena beberapa perusahaan terbesar AS akan melaporkan pendapatan kuartalan mereka di minggu ini, investor akan mencari tanda-tanda kekuatan setelah aksi jual mingguan terbesar dalam ekuitas dalam dua tahun terakhir.

Dalam lima hari ke depan, sekitar sepertiga dari 30 perusahaan mega cap Dow dijadwalkan untuk merilis angka terbaru mereka bersama dengan perkiraan prospek mereka untuk sisa tahun ini, termasuk perusahaan raksasa kedirgantaraan dan pertahanan Boeing (NYSE:BA) dan perusahaan raksasa pembuat mesin Caterpillar (NYSE:CAT).

Laporan pendapatan ini akan dirilis setelah Indeks NASDAQ 100 mengalami kinerja mingguan terburuk sejak Maret 2020 di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga mendatang tidak akan membenarkan penilaian setinggi langit dari beberapa raksasa teknologi.

Selama minggu musim pendapatan Kuartal ke 4 ini, kami akan fokus pada tiga perusahaan berkapitalisasi besar yang pendapatannya dapat membantu memperjelas apakah mereka masih mendapat manfaat dari lonjakan permintaan yang didorong oleh pandemi yang mendorong saham mereka ke rekor harga tinggi dalam beberapa bulan terakhir:

1. Tesla

Pembuat kendaraan listrik Tesla (NASDAQ:TSLA) akan melaporkan pendapatan Kuartal ke 4 hari Rabu, 26 Januari setelah pasar tutup. Analis memperkirakan laba per saham sebesar $2,26 atas penjualan $16,99 miliar.

TSLA Weekly TTM
TSLA Weekly TTM

Pabrik EV yang berbasis di Austin, Texas awal bulan ini melaporkan bahwa mereka telah mengirimkan 308.600 kendaraan di seluruh dunia pada Kuartal ke 4, memecahkan rekor sebelumnya. Pengiriman yang lebih baik dari perkiraan mendorong total penjualan Tesla untuk tahun ini menjadi lebih dari 936.000, naik sekitar 87% dari pengiriman tahun 2020.

Kinerja yang mengesankan ini menunjukkan bahwa CEO perusahaan, Elon Musk, berhasil mengatasi masalah rantai pasokan yang merugikan produsen mobil tradisional.

Permintaan yang kuat untuk mobil Tesla, bagaimanapun, telah gagal melindungi sahamnya dari kemunduran yang menekan perusahaan-perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi sejak awal tahun ini.

2. Apple

Apple (NASDAQ:AAPL), perusahaan pembuat iPhone yang sangat populer, serta komputer dan smart wearables, dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan kuartal pertama tahun fiskal 2022 pada Kamis, 27 Januari setelah pasar tutup. Analis, rata-rata, memproyeksikan perusahaan akan membukukan laba per saham sebesar $1,89 atas penjualan $118,74 miliar.

AAPL Weekly TTM
AAPL Weekly TTM

Investor kemungkinan akan fokus pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang kuat di tengah rintangan rantai pasokan yang telah mengurangi penjualan perusahaan yang berbasis di Cupertino, California pada kuartal sebelumnya. CEO Tim Cook memperingatkan bulan Oktober lalu bahwa kekurangan semikonduktor mempengaruhi "cukup banyak" semua produk perusahaan.

Selama kuartal liburan, penjualan Apple diperkirakan mencapai rekor tertinggi, didorong oleh peluncuran jam tangan baru, iPad, komputer Mac, dan barang-barang lainnya.

Saham Apple ditutup di $162,41 hari Jumat setelah jatuh sekitar 8% bulan ini. Tetapi kinerja itu lebih baik daripada NASDAQ 100 Indeks perusahaan teknologi tinggi yang turun 12% dalam periode yang sama.

3. Chevron

Chevron (NYSE:CVX) akan melaporkan pendapatan Kuartal ke 4 hari Jumat, 28 Januari sebelum pasar dibuka. Perusahaan minyak dan gas utama AS ini diperkirakan akan membukukan EPS $3,11 dengan penjualan $44,59 miliar, menurut perkiraan konsensus.

CVX Weekly TTM
CVX Weekly TTM

Dalam update terbarunya, perusahaan energi, bahan kimia, dan minyak bumi terintegrasi yang berbasis di San Ramon, California ini, mengatakan pihaknya berencana untuk menggunakan keuntungan rejeki nomplok untuk memfasilitasi pembelian kembali saham karena melonjaknya harga energi meningkatkan arus kas. Chevron sedang mempertimbangkan perluasan program pembelian kembali setelah melonjaknya harga gas alam dan hasil penyulingan minyak, mendorong arus kas bebas ke titik tertinggi sepanjang masa pada kuartal ketiga.

Kenaikan harga minyak mentah sekarang sekitar 70% lebih tinggi dari pada awal 2020, dan Badan Energi Internasional mengatakan pekan lalu bahwa permintaan minyak global tahun ini akan melebihi tingkat sebelum pandemi.

Saham Chevron ditutup hari Jumat di $126,91, setelah naik 26% selama enam bulan terakhir.

3 Saham yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Tesla, Apple, Chevron
 

Artikel Terkait

3 Saham yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Tesla, Apple, Chevron

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email