Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

3 Saham Yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Netflix, Tesla, Intel

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham18/10/2021 14:52
id.investing.com/analysis/3-saham-yang-layak-diperhatikan-minggu-ini-netflix-tesla-intel-200233405
3 Saham Yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Netflix, Tesla, Intel
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  18/10/2021 14:52
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Laporan penghasilan akan menjadi pusat perhatian minggu ini karena beberapa perusahaan AS terbesar dari berbagai sektor akan melaporkan hasil Kuartal ke III 2021.

Ketika pemulihan ekonomi AS semakin cepat dan infeksi COVID menunjukkan tren penurunan, investor akan fokus pada tekanan inflasi, gangguan rantai pasokan, dan apakah faktor-faktor ini menekan margin perusahaan.

Didorong optimisme pendapatan, ketiga indeks utama AS, S&P 500, Dow Jones dan NASDAQ, ditutup lebih tinggi minggu lalu, dipimpin oleh NASDAQ yang meningkat 2,2%. Menurut data Refinitiv, perusahaan mengalahkan ekspektasi pendapatan sejauh ini sebesar 15,6%, dibandingkan dengan rata-rata jangka panjang sebesar 4%, tetapi di bawah rata-rata 18,4% dari empat kuartal terakhir.

Di bawah ini, kami telah memilih tiga saham dari berbagai sektor yang kami pantau saat musim pendapatan Kuartal III meningkat pesat:

1. Netflix

Raksasa hiburan streaming Netflix (NASDAQ:NFLX) akan melaporkan pendapatan Kuartal ke III hari Selasa, 19 Oktober, setelah pasar ditutup. Analis memperkirakan laba per saham sebesar $2,57 atas penjualan $7,48 miliar.

NFLX Weekly TTM
NFLX Weekly TTM

Saham Netflix telah rebound kuat selama kuartal terakhir, mendukung optimisme bahwa perusahaan tetap menjadi taruhan terbaik di pasar streaming yang ramai, mengingat kekuatan kontennya dan jangkauan globalnya.

Pekan lalu, Netflix mengatakan acara Korea Selatan "Squid Game" telah menjadi peluncuran seri terbesar yang pernah ada. Serial ini telah menarik 111 juta penonton sejak dirilis pada 17 September, menurut tweet Netflix Rabu lalu. Squid Game melampaui acara teratas sebelumnya, "Bridgerton," yang menarik 82 juta penonton dalam 28 hari pertama setelah dirilis.

Pada penutupan hari Jumat di $628,29, saham perusahaan yang berbasis di Los Gatos, California ini naik 16% pada kuartal terakhir, dibandingkan dengan ekspansi NASDAQ yang hanya 2% NASDAQ dalam periode yang sama. Laporan pendapatan minggu ini akan sangat penting jika saham Netflix ingin melanjutkan reli ini.

2. Tesla

Pembuat mobil listrik Tesla (NASDAQ:TSLA) akan melaporkan pendapatan Kuartal ke III hari Rabu, 20 Oktober, setelah pasar ditutup. Analis memperkirakan laba per saham sebesar $1,54 pada penjualan $13,66 miliar.

TSLA Weekly TTM
TSLA Weekly TTM

Tesla melaporkan awal bulan ini bahwa mereka telah mengirim 241.300 kendaraan listrik pada periode itu, mengalahkan perkiraan konsensus analis sekitar 220.900 mobil. Perusahaan memproduksi 237.823 mobil pada periode yang berakhir tanggal 30 September 2021, kata Tesla dalam laporannya. Dari jumlah itu, 228.882 adalah kendaraan Model 3 dan Y, penawaran kelas menengah Tesla yang lebih terjangkau.

Saham telah naik 30% pada kuartal terakhir, dengan ekspektasi bahwa Tesla tetap berada di jalur untuk dapat memperluas marginnya karena volume penjualannya meningkat. Angka penjualan yang lebih tinggi juga menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengatasi kekurangan pasokan yang telah merugikan produsen mobil lain. Saham TESLA ditutup hari Jumat di $843,03.

3. Intel

Pembuat chip Intel (NASDAQ:INTC) adalah teknologi kelas berat lain yang akan merilis pendapatan selama minggu mendatang. Perusahaan yang berbasis di Santa Clara, California ini akan melaporkan pendapatan kuartalan terbaru hari Kamis, 21 Oktober, setelah penutupan.

INTC Weekly TTM
INTC Weekly TTM

Raksasa semikonduktor diproyeksikan akan melaporkan laba per saham sebesar $1,1 dari pendapatan sebesar $18,24 miliar, menurut konsensus analis. Tetapi pendapatan mungkin tidak terlalu penting karena investor akan fokus pada upaya perubahan haluan perusahaan untuk menggiring perusahaan pembuat chip ini keluar dari krisis kepemimpinan di industri chip.

Intel telah tertinggal dalam memperkenalkan produk yang lebih baru dan lebih cepat dan telah kehilangan beberapa pelanggan terbesarnya, seperti Apple (NASDAQ:AAPL), yang telah memutuskan untuk memproduksi chipnya sendiri.

Saham Intel, yang ditutup pada $54,46 pada hari Jumat, berkinerja buruk dalam rebound saat ini, jika dibandingkan dengan produsen chip lainnya.

Saham sebagian besar diperdagangkan sideways tahun lalu, walaupun tolok ukur Indeks Philadelphia Semiconductor naik sekitar 40% pada periode yang sama.

3 Saham Yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Netflix, Tesla, Intel
 

Artikel Terkait

3 Saham Yang Layak Diperhatikan Minggu Ini: Netflix, Tesla, Intel

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email