Breaking News
0
Versi Bebas Iklan. Tingkatkan pengalaman Investing.com Anda. Hemat hingga 40% Detail selengkapnya

3 Saham yang Diperhatikan Pekan Ini: GameStop, Costco Wholesale, Broadcom

Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)Pasar Saham06/12/2021 18:10
id.investing.com/analysis/3-saham-yang-diperhatikan-pekan-ini-gamestop-costco-wholesale-broadcom-200234375
3 Saham yang Diperhatikan Pekan Ini: GameStop, Costco Wholesale, Broadcom
Oleh Investing.com (Haris Anwer/Investing.com)   |  06/12/2021 18:10
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Investor ekuitas kemungkinan akan melihat serangan volatilitas lagi pekan ini karena khawatir atas prospek pemulihan ekonomi global setelah munculnya varian Omicron yang telah memaksa banyak negara untuk menerapkan kembali pembatasan untuk traveling.

Di tengah berita tentang Omicron, Goldman Sachs memangkas target pertumbuhan ekonomi AS untuk tahun ini dan berikutnya, mengatakan selama akhir pekan bahwa penyebaran jenis baru virus corona akan mengakibatkan "penurunan yang tidak terlalu parah" pada pertumbuhan ekonomi.

Bank investasi sekarang memperkirakan PDB AS meningkat 3,8% tahun ini, sementara sebelumnya 4,2%. Ini mengurangi perkiraan 2022 dari 3,3% menjadi 2,9%. Kekhawatiran ini telah mendorong semua indeks utama lebih rendah pekan lalu karena investor keluar dari aset berisiko, dan mencari perlindungan di obligasi pemerintah.

Di tengah aksi jual baru terkait virus corona, berikut adalah tiga saham yang kami pantau untk perdagangan pekan ini:

1. GameStop

GameStop (NYSE:GME), saham perusahaan ritel video game yang disukai oleh sebagian besar investor ritel Reddit, akan melaporkan pendapatan kuartal ketiganya setelah pasar tutup pada Rabu, 8 Desember. Analis, rata-rata, memperkirakan kerugian $0,52 per saham atas penjualan $1,2 miliar.

GME Weekly TTM
GME Weekly TTM

Meskipun saham vendor elektronik ini masih naik lebih dari 800% untuk tahun ini, investor menunggu rencana yang kredibel dari manajemen baru perusahaan untuk dapat menghasilkan keuntungan bagi toko ritel fisik yang sedang berjuang ini.

Ryan Cohen, seorang investor aktivis yang menjadi ketua GameStop setelah membangun 13% saham, mengatakan kepada investor pada bulan Juni bahwa dia tidak akan mengecewakan mereka. Pada bulan yang sama, GameStop menunjuk mantan veteran Amazon (NASDAQ:AMZN) Matt Furlong sebagai chief executive officer.

Saham ditutup pada hari Jumat di $172,39, setelah jatuh 14% selama seminggu karena investor menghindari aset berisiko. Dalam konteks ini, sangat penting menunjukkan kinerja kuartalan GameStop kepada para investor, bahwa manajemen baru akan berhasil memangkas kerugian dan menempatkan perusahaan ritel ini pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.

2. Costco Wholesale 

Salah satu perusahaan ritel diskon terbesar di AS, Costco Wholesale (NASDAQ:COST) akan melaporkan hasil kuartal pertama tahun fiskal 2022 pada Kamis, 9 Desember setelah penutupan. Analis memperkirakan laba per saham sebesar $2,62 atas penjualan $54 miliar.

COST Weekly TTM
COST Weekly TTM

Selama setahun terakhir, Costco telah menjadi salah satu pilihan favorit investor ekuitas. Pandemi COVID-19 memberikan lonjakan volume penjualan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi perusahaan ritel internasional ini karena konsumen mengisi dapur mereka untuk menghindari terlalu banyak perjalanan ke toko.

Hasil terbaru kemungkinan akan menunjukkan bahwa penjualan tetap kuat di tengah peningkatan aktivitas ekonomi setelah pembukaan kembali. Costco melaporkan pekan lalu bahwa penjualan November melonjak sekitar 16% menjadi $18,13 miliar. Saham Costco, naik sekitar 40% tahun ini, ditutup pada hari Jumat di $528,93.

3. Broadcom

Perusahaan pembuat chip raksasa Broadcom (NASDAQ:AVGO) akan merilis pendapatan pekan ini. Perusahaan yang berbasis di San Jose, California ini akan melaporkan fiskal 2021, pendapatan kuartal keempat setelah pasar tutup pada hari Kamis. Analis memperkirakan laba per saham sebesar $7,74 dengan proyeksi penjualan $7,36 miliar.

AVGO Weekly TTM
AVGO Weekly TTM

Selama rilis pendapatan terbaru perusahaan, investor akan bersemangat untuk mengetahui apakah strategi Broadcom saat ini, yang dipelopori oleh CEO Hock Tan—yaitu melalui akuisisi serta membeli aset perangkat lunak yang sedang kesulitan akan tumbuh dan berhasil?

Broadcom adalah salah satu pembuat chip terbesar di dunia. Lini bisnisnya mencakup suku cadang ponsel cerdas, komponen utama networking equipment, dan semikonduktor yang menjalankan peralatan Wifi rumahan dan dekoder.

Pada bulan September, perusahaan mengejutkan investor dengan melaporkan pertumbuhan penjualan yang lebih lambat dari perkiraan meskipun permintaan untuk chipnya tetap kuat. Pada saat itu, perusahaan mengatakan kepada investor bahwa mereka sedang mengontrol dengan ketat pesanan mana yang harus dipenuhi lebih dulu untuk menghindari kelebihan pasokan di masa depan.

Saham Broadcom, yang ditutup pada $558,12 pada hari Jumat, telah naik 27% tahun ini dan sekitar 40% selama 12 bulan terakhir.

3 Saham yang Diperhatikan Pekan Ini: GameStop, Costco Wholesale, Broadcom
 

Artikel Terkait

3 Saham yang Diperhatikan Pekan Ini: GameStop, Costco Wholesale, Broadcom

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email