Breaking News
0

3 Faktor Ini [Bisa] Setir Harga Minyak dan Gas hingga 2019

Oleh Investing.com (Ellen R. Wald, Ph.D.)Komoditas09/11/2018 10:04
id.investing.com/analysis/3-faktor-ini-bisa-setir-harga-minyak-dan-gas-hingga-2019-200208173
3 Faktor Ini [Bisa] Setir Harga Minyak dan Gas hingga 2019
Oleh Investing.com (Ellen R. Wald, Ph.D.)   |  09/11/2018 10:04
Tersimpan. Lihat Item Tersimpan.
Artikel ini telah tersimpan di Item Tersimpan anda
 

Minggu ini ada beberapa perkembangan penting terkait dengan minyak dan gas yang akan mempengaruhi pasar selama sisa tahun ini dan memasuki 2019.

1. Sanksi Iran

Pada hari Senin 5 November, sanksi baru Amerika Serikat terhadap bank-bank Iran dan industri minyak Iran mulai berlaku. Seperti yang diharapkan, Amerika Serikat telah menawarkan pengecualian bagi beberapa importir minyak Iran. Ini akan memungkinkan negara-negara tersebut untuk terus membeli minyak Iran selama jangka waktu 180 hari. Pengecualian ini - yang disebut Significant Reduction Exemptions, atau SRE - diberikan kepada importir tertentu yang diminta oleh mereka sendiri dan mampu menunjukkan pengurangan jumlah minyak serta kondensat yang telah mereka beli dari Iran.

Apa yang kita ketahui tentang pengecualian ini hingga saat ini:

  • Korea Selatan akan diizinkan mengimpor 4 juta barel kondensat dari Iran per bulan (130.000 bph). Ini turun dari nilai tertinggi sebelumnya di negara itu sebesar 8 juta barel per bulan, tetapi mencerminkan peningkatan dari impor bulan September dan Oktober dari Iran, yang berada pada atau mendekati nol.
  • India akan diizinkan mengimpor hingga 300.000 barel per hari. Sebagai referensi, negara itu mengimpor sekitar 363.000 bph pada Oktober, menurut TankerTrackers.com dan rata-rata 560.000 bph sepanjang tahun 2018 ini, menurut Times of India.
  • China - importir terbesar minyak Iran - diberikan pengecualian untuk mengimpor 360.000 bph. Ini masih mengharuskan China untuk mengurangi impornya secara signifikan — pada tingkat antara 658.000 bph dan 759.000 bph, menurut sumber yang berbeda.
  • Turki juga menerima pengecualian, tetapi tidak jelas berapa banyak. Turki mengimpor di bawah 100.000 bph dari Iran pada bulan Oktober, tetapi Presiden Erdogan mengatakan baru-baru ini bahwa negara itu tidak akan menghormati sanksi baru terhadap Iran. Namun, perusahaan Turki mungkin merasa berbeda.
  • Italia, Jepang, Taiwan, dan Yunani juga menerima pengecualian, tetapi tidak jelas juga seberapa banyak, atau apakah negara-negara ini akan memilih untuk mengimpor minyak Iran. Irak juga menerima pengecualian untuk terus membeli gas dan listrik Iran.

Presiden Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa ia mengeluarkan pengecualian ini berdasarkan permintaan dari negara-negara tertentu dan juga karena ia tidak ingin harga minyak melonjak. Tampaknya pengecualian ini telah mencapai tujuan dan mengurangi kekhawatiran bahwa pasar minyak akan melambung hingga $100 per barel atau melewati harga itu. Namun, ketika waktu 180 hari dilewati, pasar minyak bisa memberi kejutan jika pemerintahan Trump berpegang teguh pada retorika tegasnya terhadap Iran.

2. Produksi Minyak AS

Produksi minyak Amerika terus tumbuh. Pekan lalu, EIA melaporkan rekor produksi 11,3 juta barel per hari pada bulan Agustus. Laporan mingguan (yang merupakan kombinasi dari produksi dan proyeksi yang dilaporkan) menunjukkan bahwa AS sedang memproduksi lebih banyak minyak sekarang. Bahkan, angka-angka terakhir memberi sinyal bahwa pada pertengahan 2019, Amerika Serikat dapat memproduksi lebih dari 12 juta bph minyak. Selain itu, pemilih di Colorado menolak referendum untuk membatasi eksplorasi dalam jarak tertentu dari wilayah "rawan". Ini secara luas dianggap sebagai kemenangan bagi industri minyak serpih AS dan menunjukkan bahwa lebih banyak pertumbuhan akan terjadi di wilayah ini.

3. OPEC

Mungkin satu-satunya hal yang bisa mendorong harga minyak lebih tinggi selama beberapa bulan ke depan adalah OPEC. Komite Pemantau Tingkat Menteri Bersama (JMMC) akan bertemu akhir pekan mendatang ini di Abu Dhabi. Menjelang pertemuan ini, OPEC mengindikasikan bisa mempertimbangkan kembali penegakan aturan yang lebih ketat dari perjanjian produksinya. Seperti sekarang, Arab Saudi, UEA, Kuwait, dan Rusia memiliki semua peningkatan produksi untuk menutupi penurunan tak terduga di negara lain yang membawa angka kepatuhan keseluruhan grup menjadi 100%. JMMC akan mempertimbangkan proyeksi pasokan dan permintaan hingga 2019 pada pertemuan ini dan dapat membuat rekomendasi mengenai apakah kelompok itu harus mempertahankan, memotong atau meningkatkan produksi minyak pada pertemuan OPEC dan OPEC+ pada bulan Desember.

Iran - tentu saja - ingin beberapa anggota OPEC lainnya berhenti melebihi alokasi pasokan mereka yang dapat mendongkrak harga, tetapi Arab Saudi dan Rusia tidak mungkin tunduk pada tekanan Iran. Arab Saudi mengisyaratkan bahwa pihaknya mungkin berusaha mengubah tingkat produksi untuk memastikan pasar tidak mengalami kelebihan pasokan lagi, tetapi mengurangi produksi tidak pernah sesederhana itu. Rusia sudah mengatakan berencana untuk memproduksi lebih banyak minyak dalam beberapa bulan mendatang, dan bagaimana Arab Saudi telah menggabungkan kelompok OPEC+ berarti bahwa setiap langkah untuk membekukan atau membatasi produksi minyak akan memerlukan dukungan Rusia.

3 Faktor Ini [Bisa] Setir Harga Minyak dan Gas hingga 2019
 

Artikel Terkait

3 Faktor Ini [Bisa] Setir Harga Minyak dan Gas hingga 2019

Tambahkan Komentar

Panduan Komentar


Kami mendorong Anda untuk menggunakan fitur komentar guna berinteraksi dengan pengguna lain, berbagi perspektif, dan saling bertanya antara penulis dan yang lainnya. Namun demikian, mohon perhatikan beberapa kriteria berikut demi menjaga interaksi berkualitas tinggi yang kita hargai dan harapkan: 

  • Perkaya percakapan
  • Jaga fokus dan hindari keluar jalur. Publikasikanlah hanya materi yang relevan dengan topik yang dibicarakan.
  • Hargai orang lain. Setiap opini, bahkan opini negatif sekali pun, dapat disampaikan secara positif dan diplomatis.
  • Gunakan gaya penulisan baku. Gunakan tanda baca dan huruf besar/kecil dengan sesuai.
  • CATATAN: Tautan dan pesan spam dan/atau bersifat promosi dalam komentar akan dihapus.
  • Hindari melontarkan kata-kata kasar, fitnah, atau serangan pribadi terhadap penulis atau pengguna lain.
  • Komentar harus dalam Bahasa Indonesia.

Pelaku spam atau pelanggaran akan dikeluarkan dari situs dan dilarang melakukan registrasi kembali atas kebijaksanaan Investing.com sendiri.

Tulis pendapat Anda di sini
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
Kirim juga ke :
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Terima kasih atas komentar Anda. Harap diperhatikan bahwa seluruh komentar akan berstatus tunggu hingga mendapatkan persetujuan dari moderator. Karenanya, akan ada jeda waktu sebelum komentar tersebut ditampilkan di situs web kami.
 
Anda yakin ingin menghapus grafik ini?
 
Kirim
 
Ganti grafik terlampir dengan grafik baru?
1000
Saat ini Anda tidak dapat menuliskan komentar karena laporan negatif dari pengguna. Status Anda akan ditinjau oleh moderator.
Harap tunggu sesaat sebelum Anda berikan komentar lagi.
Tambahkan Grafik untuk Berkomentar
Konfirmasi Blokir

Anda yakin ingin memblokir %USER_NAME%?

Jika ya, Anda dan %USER_NAME% tidak akan dapat melihat posting satu sama lain di Investing.com.

%USER_NAME% berhasil dimasukkan ke Daftar Blokir Anda

Karena Anda baru saja membatalkan blokir pengguna ini, Anda harus menunggu 48 jam sebelum kembali memblokir.

Laporkan komentar ini

Menurut saya, komentar ini:

Komentar diberi tanda bendera

Terima Kasih!

Laporan Anda telah terkirim untuk ditinjau oleh moderator kami
Disklaimer: Fusion Media would like to remind you that the data contained in this website is not necessarily real-time nor accurate. All CFDs (stocks, indexes, futures) and Forex prices are not provided by exchanges but rather by market makers, and so prices may not be accurate and may differ from the actual market price, meaning prices are indicative and not appropriate for trading purposes. Therefore Fusion Media doesn`t bear any responsibility for any trading losses you might incur as a result of using this data.

Fusion Media or anyone involved with Fusion Media will not accept any liability for loss or damage as a result of reliance on the information including data, quotes, charts and buy/sell signals contained within this website. Please be fully informed regarding the risks and costs associated with trading the financial markets, it is one of the riskiest investment forms possible.
Daftar dengan Google
atau
Daftar dengan Email