🟢 Pasar sedang naik. 120rb+ anggota komunitas kami tahu langkah yang perlu dilakukan. Anda juga bisa tahu.
Klaim diskon HINGGA 40%

1 Saham Bisa Dibeli, 1 Saham Lepas Minggu Ini: Netflix, Goldman Sachs

Diterbitkan 17/01/2023, 18/47
US500
-
DJI
-
BAC
-
GS
-
JPM
-
SPY
-
QQQ
-
MS
-
SLB
-
PG
-
UAL
-
NFLX
-
IXIC
-
XLF
-
XLK
-
  • Musim pendapatan AS, penjualan ritel, data perumahan, inflasi produsen jadi fokus
  • Saham Netflix berpeluang dibeli saat lapor pendapatan
  • Saham Goldman Sachs akan berkinerja buruk di tengah hasil laba kuartal IV yang lemah
  • Saham-saham di Wall Street naik pada hari Jumat untuk berakhir di level tertinggi satu bulan dan investor optimis terhadap tanda-tanda inflasi mungkin mencapai puncaknya dan ini meningkatkan harapan Federal Reserve akan bertindak kurang agresif terkait kenaikan suku bunganya.

    Untuk minggu lalu, blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 2%, S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 2,7% dan 4,8% untuk mencatat kinerja mingguan terbaik sejak November.

    S&P 500 Vs. Dow Vs. Nasdaq Price Chart

    Sumber: Investing.com

    Minggu yang dipersingkat liburan ini - pasar AS ditutup libur Hari Martin Luther King Jr hari Senin - diperkirakan akan menjadi minggu yang sibuk karena pendapatan kuartal IV mulai memanas, pasalnya laporan pendapatan akan datang dari perusahaan terkenal seperti Procter & Gamble (NYSE:PG), Morgan Stanley (NYSE:MS), United Airlines (NASDAQ:UAL), dan Schlumberger (NYSE:SLB).

    Selain pendapatan, data penjualan ritel dan (pembangunan dimulai, penjualan rumah yang ada, izin bangunan, dan Indeks pasar perumahan NAHB) menjadi sorotan dari kalender ekonomi. Laporan inflasi harga produsen bulan Desember juga akan diawasi setelah data IHK minggu lalu menunjukkan beberapa moderasi dalam inflasi.

    Terlepas dari arah mana pasar bergerak, di bawah ini kami menyoroti satu saham yang kemungkinan akan diminati dan satu lagi yang dapat mengalami penurunan lebih lanjut.

    Ingat, kerangka waktu kami hanya untuk seminggu.

    Saham untuk Dibeli: Netflix

    Setelah berakhir di level tertinggi sejak pertengahan April pada hari Jumat, saya memperkirakan saham Netflix (NASDAQ:NFLX) akan memperpanjang reli di minggu ini, karena saya yakin pendapatan kuartal IV perusahaan raksasa streaming ini akan mengejutkan berkat membaiknya prospek fundamental.

    Sesuai pergerakan di pasar opsi, trader memperkirakan pergerakan yang cukup besar dalam saham NFLX setelah hasil labanya, yang akan dirilis setelah bel perdagangan pada hari Kamis, 19 Januari, dan kemungkinan pergerakan tersirat 10% di kedua arah.

    Netflix Quarterly Earnings

    Sumber: Investing.com

    Perkiraan menyebut Los Gatos, perusahaan yang berbasis di California akan membukukan laba kuartal IV sebesar $0,59 per saham, turun hampir 56% dari laba per saham sebesar $1,33 pada periode tahun lalu. Sementara itu, pendapatan diperkirakan akan meningkat sekitar 2% dari tahun ke tahun menjadi $7,84 miliar.

    Mungkin yang lebih penting, semua mata akan tertuju pada jumlah pelanggan perusahaan. Netflix sebelumnya mengatakan pihaknya memperkirakan akan menambah 4,5 juta pelanggan berbayar pada kuartal Desember, dibandingkan dengan 2,41 juta pelanggan bersih di Q3.

    Menurut pandangan saya, pendapatan, penjualan, dan pertumbuhan pelanggan Netflix akan melampaui ekspektasi karena mendapat manfaat dari peluncuran baru ini dari tingkat langganan dasar baru yang didukung iklan $6,99 per bulan dan dari upaya baru-baru ini untuk menindak berbagi kata sandi ilegal, yang terakhir telah menelan biaya miliaran dolar bagi raksasa streaming ini.

    Sejumlah konten yang baik selama periode tersebut, menjadi hits seperti "Wednesday," "Glass Onion," "Dahmer," dan "Harry & Meghan," juga akan membantu Netflix memberikan kejutan peningkatan.

    Dengan mempertimbangkan hal itu, saya yakin manajemen Netflix akan memberikan proyeksi penjualan yang kuat untuk mencerminkan peningkatan margin operasi berkat layanan video-on-demand yang didukung iklan yang menjanjikan, serta inisiatif baru untuk mengurangi tindakan berbagi akun.Netflix Daily Chart

    Sumber: Investing.com

    NFLX ditutup di $ 332,82 pada hari Jumat, lebih dari 100% di atas pasar bearish terendah $162,71 yang disentuh pada Mei 2022. Pada level terakhir saat ditulis, Netflix, yang masih 52% jauh dari level tertinggi sepanjang masa $700,99 dari November 2021, memiliki kapitalisasi pasar $148,1 miliar.

    Saham pemimpin streaming ini telah melonjak 12,9% sejauh ini pada tahun 2023, dibandingkan dengan kenaikan 4,2% S&P 500 dalam jangka waktu yang sama.

    Saham untuk Dilepas: Goldman Sachs

    Saya yakin saham Goldman Sachs (NYSE:GS) akan berkinerja buruk dalam sepekan ke depan pasalnya investor mempersiapkan diri atas laporan pendapatan yang mengecewakan dari saham penggerak Wall Street tersebut.

    Hasil kinerja keuangan Goldman akan dirilis pada hari Selasa, 17 Januari, menjelang bel pembukaan dan sekali lagi kemungkinan akan terpukul oleh perlambatan signifikan baik di unit perbankan investasi utama perusahaan maupun dalam bisnis layanan manajemen kekayaannya.

    Tidak mengherankan, survei InvestingPro mengenai revisi pendapatan analis menunjukkan pesimisme meningkat jelang laporan Goldman, dengan analis memangkas estimasi EPS mereka 15 kali dalam 90 hari terakhir.

    Goldman Sachs EPS Estimates

    Sumber: InvestingPro

    Konsensus memperkirakan laba per saham kuartal IV turun 46,6% dari tahun sebelumnya menjadi $ 5,77 per saham, menurut Investing.com. Jika itu benar, itu akan menandai kuartal keenam Goldman secara berturut-turut dari penurunan pendapatan dan angka terendah sejak kuartal I 2020, ketika ekonomi terhuyung-huyung dari dampak pandemi COVID.

    Sementara itu, pendapatan diperkirakan turun 13,7% dari tahun ke tahun menjadi $10,9 miliar, menggarisbawahi beberapa tantangan perusahaan di tengah lingkungan ekonomi yang tidak pasti.

    Hasilnya, saya yakin CEO Goldman Sachs David Solomon akan menunjukkan kehati-hatian soal perkiraan pertumbuhan pendapatan untuk bulan-bulan mendatang saat bank bersiap atas kemungkinan resesi, menggemakan komentar serupa yang disampaikan oleh JPMorgan (NYSE:JPM) Jamie Dimon dan Bank of America (NYSE:BAC) Brian Moynihan minggu lalu.

    Berdasarkan pergerakan di pasar opsi, trader menetapkan harga dalam kemungkinan pergerakan tersirat 3% di kedua arah dalam saham Goldman setelah pembaruan.

    Goldman Sachs Daily Chart

    Sumber: Investing.com

    Saham GS mengakhiri sesi Jumat di $ 374, level penutupan tertinggi sejak 13 Desember, menghasilkan raksasa perbankan dengan valuasi senilai $128,6 miliar.

    Saham, yang telah reli untuk memulai tahun baru bersama dengan indeks saham utama, naik 8,9% sejauh ini pada tahun 2023. Sebagai perbandingan, ETF utama sektor keuangan - Financial Select SPDR Fund (NYSE:XLF) - telah naik 5,6% dari tahun ke tahun.

    Terlepas dari perubahan arah baru-baru ini, saham GS tetap bernilai sekitar 12% di bawah puncaknya pada November 2021 di $426,16.

    Disclaimer: Pada saat penulisan, saya long S&P 500 dan Nasdaq melalui SPDR S&P 500 ETF (NYSE:SPY) dan Invesco QQQ ETF (NASDAQ:QQQ). Saya juga long di Technology Select Sector SPDR ETF (NYSE:XLK).

    Pandangan yang dibahas dalam artikel ini semata-mata adalah pendapat penulis dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi.

Komentar terkini

Memuat artikel selanjutnya...
Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2024 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.